banner lebaran

Dua Kubu Saling Klaim, Bupati Flotim Pasti Anton

117
KAMIS, 16 FEBRUARI 2017
  
LARANTUKA — Pertarungan 6 pasangan calon dalam Pilkada Kabupaten Flores Timur (Flotim) yang berlangsung kemarin, Rabu (15/2/2017), berakhir dengan saling klaim antara dua pasangan calon yang diusung partai politik.

Pendukung paket Bereun yang memadati posko pemenangan paket ini.

Sejak usai penghitungan suara di TPS sekitar pukul 16.00 WITA, paket Bereun dengan nomor urut 6 menyatakan dirinya sebagai pemenang Pilkada. Dalam konferensi pers Rabu (15/2/2017), sekitar pukul 19.00 WITA, Antonius Gege Hadjon, calon bupati paket yang diusung PDIP, PAN dan Gerindra ini mengatakan, paketnya unggul sekitar 2 ribu suara dari paket Antero.

Sementara itu, beberapa tim sukses paket Antero yang diusung partai PKB dan Demokrat kepada media di posko pemenangan paket ini mengaku, paket calon mereka unggul sekitar seribu suara dari paket Bereun.

Masih Rekap
Andreas Soge selaku Koordinator Relawan Antero Jakarta kepada Cendana News, Kamis (16/2/2017) di posko pemenangan paket ini menyebutkan, berdasarkan rekap hasil sementara dari formulir model C1 yang masuk, paket Bereun memang unggul seribu suara dari Antero.

Dikatakan Andre, sapaannya, untuk pulau Adonara ada 8 kecamatan, formulir C1 dari 7 kecamatan di Adonara yakni Wotan Ulumado, Klubagolit, Adonara, Witihama, Ile Boleng, Adonara Tengah, dan Adonara Timur, belum masuk semua.

Selain itu, lanjutnya, untuk Flotim daratan, data dari formulir model C1 yang belum masuk berasal dari 5 desa di Kecamatan Tanjung Bunga yakni Patisirawalang, Laton Liwo, Laton Liwo 2, Aransina, Gekengderan dan Lamatutu.

“Kami tidak berpatokan pada hasil SMS atau pesan pendek yang dikirm oleh para saksi sebab setelah dicocokkan dengan data di formulir model C1 ada perbedaan yang signifikan,” terangnya.

Andre katakan, paketnya tetap berpatokan pada data yang ada di formulir model C1 yang berasal dari tiap TPS. Sebab data tersebut valid, ada tanda tangan KPPS dan semua saksi paket calon yang ada di TPS tersebut.

“Kami belum klaim menang, sebab semua data belum masuk sehingga kami melarang pendukung kami melakukan pawai dan konvoi di jalanan merayakan kemenangan seperti yang dilakukan paket Bereun,” tegasnya.

Syukur Ilham, salah seorang warga Flotim yang ditemui Cendana News mengaku bingung dengan hasil yang ada, sebab pendukung kedua pasangan yakni Antero dan Bereun mengaku memenangi Pilkada Flotim.

“Siapa pun yang menang keduanya memiliki nama depan yang sama yaitu Anton dan keduanya merupakan anak muda Flotim yang potensial serta bisa membawa kabupaten ini ke arah yang lebih baik,” tuturnya.

Salah seorang rekan wartawan dengan berseloroh mengatakan, hasil Pilkada Flotim 2017 tidak ada pengaruhnya meski kedua paket mengklaim diri sebagai pemenang dan berhak memimpin kabupaten 5 tahun ke depan.

Dirinya menambahkan, meski dua paket saling klaim, bupati Flotim tetap Anton karena bila bukan Anton Hadjon calon dari paket Bereun, maka yang menang Anton Doni dari paket Antero.

Data yang diperoleh Cendana News dari Panwaslu Flotim menyebutkan, paket Bereun unggul seribu lebih suara dari paket Antero, sementara KPUD Flotim tidak ada rekapan.

Proses perhitungan suara di TPS 01 Desa Lamawalang, Kota Larantuka.

“Kami tetap berpatokan pada data rekap formulir model C1 yang ada di kecamatan yang dibuat oleh panitia pengawas kecamatan dan rekap dari setiap kecamatan tersebut,” terang Rofin Kopong, Ketua Panwaslu Flotim.

Jurnalis: Ebed de Rosary / Editor: Satmoko / Foto: Ebed de Rosary

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.