Impor Indonesia Januari 2017 Sebesar 11,99 Miliar Dolar Amerika

57

KAMIS, 16 FEBRUARI 2017

JAKARTA — Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat kembali merilis perkembangan impor Indonesia sepanjang bulan Januari 2017 yang mencapai 11,99 miliar Dolar Amerika (USD) atau cenderung mengalami penurunan sebesar 6,21 persen apabila dibandingkan dengan impor Indonesia sepanjang bulan Desember 2016. Namun impor Indonesia cenderung mengalami peningkatan sebesar 14,54 persen apabila dibandingkan dengan Januari 2016.

Suhariyanto (tengah) Kepala BPS Pusat, saat jumpa pers di kantornya.

Impor nonmigas Januari 2017 mencapai 10,18 miliar Dolar Amerika (USD) atau mengalami penurunan sebesar 8,12 persen apabila dibandingkan dengan Desember 2016. Namun, apabila dibandingkan dengan bulan Januari 2016 cenderung mengalami kenaikan atau meningkat sebesar 10,12 persen.

Impor minyak dan gas (Migas) sepanjang bulan Januari 2017 mencapai 1,81 miliar Dolar Amerika (USD) atau mengalami kenaikan sebesar 6,25 persen apabila dibandingkan dengan Desember 2016, begitu pula apabila dibandingkan Januari 2016 mengalami kenaikan sebesar 48,03 persen.

Peningkatan impor nonmigas terbesar pada Januari 2017 apabila dibandingkan dengan Desember 2016 masing-masing adalah golongan bahan kimia organik, senilai 126 juta Dolar Amerika (USD) atau menyumbang sebesar 33,54 persen. Sedangkan penurunan terbesar adalah golongan mesin dan peralatan mekanik sebesar 237,2  miliar USD atau menyumbang sekitar 12 persen.

“Negara pemasok barang impor nonmigas terbesar sepanjang bulan Januari 2017, ditempati Tiongkok senilai 2,92 miliar Dolar Amerika (USD) atau 28,70 persen, Jepang senilai 1,03 miliar atau 10,10 persen dan terakhir Thailand 0,65 miliar USD atau 6,42 persen, impor nonmigas dari ASEAN mencapai 19,56 persen sedangkan Uni Eropa 9,59 persen,” kata Suhariyanto, Kepala BPS Pusat, saat jumpa pers di kantornya, Kamis siang (16/2/2017).

Jurnalis: Eko Sulestyono / Editor: Satmoko / Foto: Eko Sulestyono

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.