Jajaran KODIM 421 Lamsel Pimpin Upacara Bendera di Sekolah

SENIN, 20 FEBRUARI 2017

LAMPUNG — Komandan Distrik Militer 421 Lampung Selatan, Letnan Kolonel Untoro Hariyanto, melalui Komandan Rayon Militer 421-03 Penengahan, Kapten Infanteri Sukandi, mengatakan, para pelajar yang kini sedang menempuh pendidikan di semua jenjang pendidikan, merupakan generasi penerus dan harus bisa menjadi pelopor kedinamisan bangsa. Nilai sejarah dan pengorbanan para pahwan dalam menegakkan NKRI, harus terpatri di sanubari setiap generasi penerus bangsa.

Danramil 421-03 Penengahan saat menajdi Pembina Upacara di SMAN 1 Penengahan

Hal demikian disampaikan dalam amanatnya saat menjadi Pembina dalam Upacara Bendera di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Penengahan, Senin (20/2/2017). Dikatakan pula dalam amanat tersebut, upacara bendera setiap hari Senin itu sangat penting. Selain sebagai tugas pokok sebagai seorang pelajar, upacara bendera juga merupakan bentuk tanggung-jawab moral terhadap kedua orangtua dan guru, sehingga nilai luhur bangsa yang didambakan bisa berdaya guna dan berhasil guna, sejalan dengan makna upacara bendera yang merupakan kegiatan untuk mengenang perjuangan para pahlawan yang telah gugur mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia. Sebagai kader bangsa yang Pancasilais, pelajar juga wajib menjunjung tinggi norma-norma yang terkandung di dalamnya sebagai falsafah dan nilai luhur bangsa.

Sementara itu, Kapten Infanteri Sukandi, menambahkan, jika selama ini generasi muda mulai meninggalkan makna wawasan kebangsaan yang penting dan sangat vital untuk mewujudkan keutuhan bangsa yang sudah mulai memudar dalam hal rasa cinta tanah air, dan penghargaan terhadap bangsa dan negara. “Apalagi, dalam kondisi saat ini, banyak masyarakat Indonesia terutama generasi muda yang sudah tidak paham lagi tentang pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, akibatnya timbul berbagai permasalahan kebangsaan di negeri ini, bahkan berpotensi memicu disintegrasi bangsa,” ungkapnya.

Kehadiran Danramil 421-03 Penengahan dalam upacara bendera tersebut, merupakan kegiatan rutin yang kali ini serentak dilakukan oleh seluruh Koramil di wilayah Kodim 421 Lampung Selatan di sejumlah SD, SMP dan SMA di Lampung Selatan. Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Sekolah SMAN 1 Penengahan, Hariri Usman, mengaku menyambut positif kehadiran TNI AD dalam upacara bendera tersebut.

Menurut Hariri, selain mampu memberi semangat wawasan kebangsaan dan bela Negara, kehadiran TNI AD dalam sebuah upacara bendera juga sekaligus mampu meningkatkan kedisiplinan para siswa. Terlebih lagi, kehadiran jajaran TNI AD dalam upacara bendera tersebut digelar secara mendadak, dan baru diberitahukan semalam sebelumnya, sehingga pihak sekolah tak sempat melakukan persiapan khusus. Karenanya, tampak sejumah siswa ada yang datang terlambat masuk sekolah dan tak bisa mengikuti upacara bendera.

Upacara Bendera di SMAN 1 Penengahan.

“Kita tetap menerapkan disiplin dengan menutup gerbang sesuai jadwal yang telah disepakati bersama untuk melatih kedisiplinan siswa masuk sekolah sesuai waktu yang ditentukan,” terang Hariri.

Menurut Hariri, selama ini pihaknya menerapkan jadwal masuk sekolah pada pukul 7.20 WIB, diawali dengan program literasi atau membaca buku selama 10 menit, sebelum kegiatan belajar-mengajar dimulai. Karenanya, gerbang sekolah sudah ditutup pada pukul 7.20 WIB. Waktu sekitar 10 menit, ungkap Hariri, digunakan bagi setiap siswa di kelas dengan membaca berbagai jenis buku bacaan dari perpustakaan atau buku-buku pelajaran lain. Kegiatan literasi selama 10 menit tersebut rutin dilakukan setiap hari dan dilanjut kegiatan belajar-mengajar sesuai jadwal setiap kelas.

Jurnalis: Henk Widi/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Henk Widi

Komentar