banner lebaran

Jasa Raharja akan Menaikkan Santunan Asuransi Kecelakaan hingga 100 Persen

55

SENIN, 13 FEBRUARI 2017

JAKARTA — PT. Jasa Raharja Putra (Persero) bersama Menteri Keuangan (Menkeu), menggelar jumpa pers terkait rencana Jasa Raharja sebagai salah-satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yang dalam waktu dekat ini akan menaikkan santunan asuransi kecelakaan baik yang meninggal dunia maupun luka atau cacat fisik permanen, di Kantor Kementrian Keuangan, Jalan Dr. Wahidin Raya Nomor 1, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (13/2/2017), sore.

Sri Mulyani Indrawati (Menteri Keuangan) saat jumpa pers dengan PT. Jasa Raharja di Kantornya.

PT. Jasa Raharja akan segera menaikkan santunan asuransi kecelakaan, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka atau cacat fisik permanen. Namun demikian, PT Jasa Raharja memerlukan waktu untuk melakukan berbagai persiapan, setidaknya hingga 3 bulan ke depan dari sekarang. Demikian disampaikan Menkeu, Sri Mulyani Indrawati, dalam jumpa pers yang digelar selama kurang lebih 30 menit. “PT. Jasa Raharja berkomitmen segera menaikkan santunan untuk korban kecelakaan sebesar seratus persen, tanpa menaikkan biaya setoran seperti yang tertera dalam Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Biayanya tetap sama, masing-masing Rp. 35.000 untuk sepeda motor dan Rp. 143.000 untuk mobil,” katanya.

Perubahan besaran santunan asuransi kecelakaan dari PT. Jasa Raharja tersebut telah dituangkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 15/PMK/010/2017 yang mengatur tentang Santunan dan Iuran Wajib Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Alat Angkutan Umum baik di Darat, Laut dan Udara maupun Angkutan Sungai, Darat dan Pemyeberangan.

Kemudian juga terkait dengan Peraturan Menteri Kuangan (PMK) Nomor 136/PMK/010/2017 yang mengatur tentang Besaran Santunan dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Meski demikian, pihak PT. Jasa Raharja memerlukan waktu selama 3 bulan ke depan untuk melakukan berbagai macam persiapan terkait perubahan sistem besaran asuransi santunan untuk korban kecelakaan.

Sementara itu, setelah jumpa pers berlangsung, acara kemudian dilanjutkan dengan acara rapat tertutup yang dihadiri langsung oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, Direktur Utama PT. Jasa Raharja, Budi Setyarso, beserta jajaran di Gedung Kemenkeu, Jakarta.

Jurnalis: Eko Sulestyono/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Eko Sulestyono

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.