Kabel dan Tiang Listrik Ancam Keselamatan Pengendara di Kajowair Sikka

SENIN, 13 FEBRUARI 2017

MAUMERE  —  Kabel listrik sepanjang seratus meter di desa Kajowair kecamatan Hewokloang terlepas dari tiangnya dan tergeletak di badan jalan utama yang menghubungkan kecamatan Hewokloang dan Bola. 

Kabel listrik yang terlepas dari tiangnya dan jatuh ke tanah

Warga menggeser kabel listrik dari tiang induk tersebut ke pinggir jalan dan meletakannya di atas ranting-ranting pohon agar tidak jatuh ke tanah. Selain itu, 3 buah tiang listrik terlihat miring dan terancam jatuh akibat longsornya tanah di sekitarnya.

“Kami sudah meminta ke petugas PLN di kecamatan Bola namun belum juga dipindahkan tiang dan kabelnya sebab sangat mengancam keselamatan pengendara yang ramai melintasi jalan ini,” ujar Thomas Kare kepada Cendana News, Minggu (12/2/2017).

Disebutkan, saat angin kencang yang melanda kabupaten Sikka pada Selasa (7/2/2017) banyak jaringan kabel listrik sepanjang jalur Hewokloang – Bola yang tertimpa pohon yang tumbang.

Selain itu lanjutnya, ada beberapa jalur yang  mana kabel listriknya terlepas dari tiangnya dan jatuh ke kebun warga namun belum juga diperbaiki petugas PLN sehingga warga juga takut melintas di dekatnya.

Hal senada juga dikeluhkan Lily warga desa Kajowair yang rumahnya berdekatan dengan 2 tiang listrik yang terancam rubuh. Saat hujan lebat tanah di bagian atas jalan akan longsor dan pasti menyebabkan tiang listrik rubuh.

Lily mengakui, kedua tiang listrik tersebut sudah sangat mengganggu pengendara sebab letaknya persis di sebelah selatan badan jalan dan sudah miring akibat longsoran yang terjadi akibat beberapa pohon di kebun di bagian atas jalan tumbang.

“Kalau pohon bambu sudah ditebang tapi ada dua pohon kelapa yang terancam rubuh dan pemiliknya sudah bersedia untuk ditebang tapi petugas PLN belum menebangnya,” tuturnya.

Tiang listrik yang terancam rubuh dan berada persis di samping badan jalan

Lily merasa was-was saat terjadi hujan dan angin kencang sebab rumahnya berada persis di bagian utara badan jalan dan kedua tiang istrik yang terancam rubuh ini serta dua pohon kelapa yang sudah terlihat miring akibat longsor.

Arif Rohmatin, general maneger PT. PLN Area Flores Bagian Timur yang dihubungi Cendana News, Senin (13/2/2017) mengatakan, akan mengintruksikan petugas PLN untuk segera melakukan perbaikan.

Dirinya mengakui, akibat angin kencang banyak jaringan kabel listrik di kecamatan Hewokloang, Bola, Mego, Tanawawao, Paga dan beberapa kecamatan lain putus dan jatuh ke tanah.

“Petugas kami telah turun melakukan perbaikan di beberapa kecamatan dan akan terus mengecek jaringan kabel listrik yang terancam putus tertimpa pohon,” pungkasnya.

Jurnalis : Ebed de Rosary / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Ebed de Rosary

Komentar