Kecelakaan Air Tinggi, Basarnas Jateng Gelar Latihan Gabungan

RABU, 15 FEBRUARI 2017

SOLO — Badam SAR Nasional (Basarnas) Jawa Tengah menggelar latihan gabungan yang diikuti oleh ratusan relawan di Waduk Delingan, Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (15/2/2017). Latihan gabungan ini untuk meningkatkan keterampilan SAR dan relawan, terutama untuk penanggulangan kecelakaan (laka) air.

Penyelamatan korban, salah satu materi dalam latihan gabungan.

Kepala Basarnas Jawa Tengah, Agus Hariono, menjelaskan, kasus kecelakaan air di wilayah Jawa Tengah tergolong cukup tinggi. Bahkan, dari beberapa tahun terakhir, angka kecelakaan air menempati posisi teratas.

“Latihan gabungan ini salah satunya juga untuk menekan korban laka air,” papar Agus.

Selama 2016, Basarnas Jateng melakukan operasi SAR sebanyak 214 kali, dengan persentase 80 persen merupakan kecelakaan air. Dari kecelakaan air itu, korban meninggal dunia mencapai 100 lebih.  Sementara  jumlah korban hilang maupun korban yang berhasil diselamatkan juga masih cukup banyak.

”Hampir setiap hari ada dua kejadian laka air di Jawa Tengah. Hingga Januari ini, Basarnas Jateng sudah melakukan 21 operasi. Kebanyakan laka air, mulai di waduk, sungai atau laut,” tandasnya.

Disebutkan, tak kurang 700 personil relawan dari eks Karesidenan Surakarta ikut dalam latihan gabungan tersebut. Untuk materi latihan gabungan meliputi penyelamatan korban tenggelam, pengoperasian perahu karet, hingga antisipasi jika perahu terbalik atau bocor.

Latihan gabungan oleh Basarnas Jateng di Waduk Delingan Karanganyar.

“Latihan gabungan untuk laka air ini sekaligus untuk temu kangen relawan yang  ada. Karena yang datang tidak hanya dari Solo Raya, tetapi dari Magetan juga hadir,” terangnya.

Sementara itu, Koordinator SAR Wilayah Surakarta, Amien Yahya, menambahkan, latihan gabungan ini rutin dilakukan untuk meningkatkan keterampilan relawan SAR. Menurut dia, jumlah  relawan SAR di eks Karisidenan Surakarta mencapai 200 komunitas lebih.

”Pelatihan gabungan ini sering kita gelar. Relawan dari komunitas siap diterjunkan untuk penyelamatan korban bencana,” pungkasnya.

Jurnalis: Harun Alrosid / Editor: Satmoko / Foto: Harun Alrosid

Komentar