Kesbangsospol NTB Sebut Kelompok Islam Garis Keras Ancaman Serius NKRI

46
KAMIS 2 FEBRUARI 2017
MATARAM—Keberadaan kelompok Islam garis keras di Indonesia, terutama di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dinilai bisa menjadi ancaman serius bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta bisa merusak persatuan dan kesatuan masyarakat berbangsa dan bernegara.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Kesbangpoldagri) NTB, H. Lalu Syafi’I.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Kesbangpoldagri) NTB, H. Lalu Syafi’i saat acara jumpa pers di Media Center kantor Gubernur NTB, Kamis (2/1/2017).
“Selain konflik sosial di tengah masyarakat, penyebaran ideologi Islam garis karis keras juga menjadi ancaman Pancasila serta bisa menggerus nilai – nilai persatuan dan kesatuan bangsa,” terang Syafi’i.
Penyebaran pemahaman ajarannya bisanya dilakukan melalui kelompok pengajian di pondok pesantren, sekolah maupun perguruan tinggi.
Untuk itulah diperlukan peran serta masyarakat termasuk keberadaan pondok pesantren yang ada untuk secara bersama – sama menangkal faham radikal dari kelompok tersebut. 
“Keberadaan mereka (kelompok Islam garis keras) tentu tidak sepenuhnya bisa diawasi pemerintah dan aparat keamanan, termasuk menghentikan aktivitas mereka, karena telah dijamin UU,” ujar Lalu Syafi’i. 
Dengan catatan, selama selama keberadaan mereka tidak dibarengin dengan melakukan perbuatan dan tindakan yang bertentangan dengan ideologi pancasila.
Jurnalis: Turmuzi/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Turmuzi
Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.