Keuangan Provinsi Defisit, Anggaran Paket Pelatihan Kerja BLKI Balikpapan Turun Tajam

113

KAMIS, 16 FEBRUARI 2017

BALIKPAPAN — Anggaran pelaksanaan pelatihan kerja di Balai Latihan Kerja dan Industri (BLKI) Balikpapan, tahun ini mengalami penurunan sangat drastis dibandingkan tahun sebelumnya. Anggaran pelaksanaan paket pelatihan tahun ini hanya mencapai Rp. 500 Juta, sedangkan tahun lalu Rp. 3 Miliar.

Kepala Balai Latihan Kerja dan Industri BLKI Balikpapan, Suhartono

Kepala UPTD Balai Latihan Kerja dan Industri (BLKI) Balikpapan, Suhartono, menjelaskan, turunnya pelaksanaan paket pelatihan kerja dan industri tahun ini karena kondisi keuangan daerah Provinsi Kalimantan Timur mengalami defisit. “Ya, karena anggaran defisit, jadi tahun ini ada tiga paket pelatihan melalui APBD Provinsi, sedangkan tahun lalu ada dua puluh lima paket pelatihan. Turunnya drastis sekali,” katanya, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (16/2/2017).

Sementara itu, 3 paket pelatihan kerja yang dilaksanakan tahun ini, yakni pelatihan mesin bubud, termasuk aplikasi manufakture, pelatihan pengolahan makanan dan sekretaris.  “Satu paket pelatihan kerja ada enam belas orang dan pendaftaran gratis untuk mengikuti pelatihan hanya KTP dan ijazah terakhir. Untuk anggaran APBD Provinsi Pelatihan dilakukan tiga bulan bulan atau empat ratus delapan puluh jam,” jelasnya.

Meski ada penurunan pelatihan kerja melalui APBD Provinsi, lanjut Suhartono, Pemerintah Pusat melalui APBN 2017 memberikan bantuan 10 paket pelatihan, dengan anggaran masing-masing paket pelatihan sebesar Rp. 100 Juta.  Ada pun paket pelatihan kerja itu di antaranya 2 paket teknik pendingin, costumer service, las, pengolahan makanan, pertanian, mekanik junior, instalasi penerangan dan menjahit. “Paket pelatihan kerja yang dilatih itu berdasarkan monitoring dan kebutuhan pasar kerja di Kalimantan Timur, agar mereka yang lulus dari pelatihan kerja yang berbekal sertifikat dan SDM yang sudah berkualitas dapat langsung diserap dunia kerja,” bebernya.

Menurutnya, warga yang mendaftar pelatihan sangat besar dan mereka yang mendaftar ada dari Penajam Paser Utara dan Balikpapan. “Sosialisasi pendaftaran sudah dibuka awal tahun ini melalui sekolah dan Dinas Tenaga Kerja. Mereka yang mendaftar lulusan SMA dan SMK,” ujarnya.

Untuk diketahui, tugas BLKI Balikpapan mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten yang sesuai dengan pasar kerja, menjamin mutu lulusan BLKI, dan memperkuat kemitraan pada penempatan kerja.

Jurnalis: Ferry Cahyanti/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Ferry Cahyanti

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.