banner lebaran

Kota Semarang Naikkan Target BPHTB 17,9 Persen

91

MINGGU, 19 FEBRUARI 2017

SEMARANG — Berkembangnya dunia properti di 2017 membuat Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi berani menaikkan target Perolehan Hak Atas Tanah (BPHTB). Hal ini dikarenakan pada 2016 perolehan BPHTB mencapai Rp.325 Milliar atau sekitar 127 persen, jauh melampau target yang direncanakan, Rp.254 miliar.

Walikota Semaranng Hendrar Prihadi

Di 2017, Pemkot berencana menaikkan target BPHTB menjadi Rp.310milliar atau naik sebesar 17,9 persen. Hal tersebut dilakukan mengingat kontribusinya yang cukup signifikan terhadap pendapatan pajak daerah, mencapai 28,6 persen.

“Hingga 1 Februari, penerimaan yang sudah masuk senilai Rp.14miliar,”sebutnya kepada Cendana News beberapa waktu lalu.

Disebutkan, perkembangan BPHTB juga mempengaruhi nilai properti sehingga potensi penerimaan APBD juga bisa naik secara signifikan walaupun harus mempertimbangkan faktor-faktor lain.

Politisi PDIP tersebut juga mengingatkan perbankan untuk terus menjaga ratio suku bunga agar tetap stabil sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga.

“Kalau suku bunga bank turun, maka akan berdampak positif, meski tidak instan,” ujarnya.

Di sisi lain, Hendi juga masih mempersoalkan penentuan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang masih relatif rendah daripada nilai pasar, sehingga akan menimbulkan transaksi lebih rendah, sama dengan atau hanya naik sedikit dari NJOP-nya.

Mengatasi masalah tersebut, diperlukan sinergitas antara Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah yang ada di Kota Semarang untuk memberikan nilai perolehan atas objek pajak dengan berpedoman pada Harga Pasaran Umum (HPU), karena fluktuasi nilai pasar yang akan menentukan nilai transaksi demi kesejahteraan rakyat.

Jurnalis : Khusnul Imanuddin / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Khusnul Imanuddin

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.