KPUD Flotim: Pemenang Pilkada Ditentukan Suara Terbanyak

JUMAT, 17 FEBRUARI 2017

LARANTUKA — Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Flores Timur (Flotim), Ernesta Katana menyebutkan, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ditentukan berdasarkan suara terbanyak dari rekapan suara sah.

Rapat pleno rekapitulasi suara di PPK Larantuka

“Sebelumnya masih dengan presentase tapi saat ini berdasarkan UU No. 8 Tahun 2015 Tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 1 tahun 2015 terkait pemilihan bupati dan walikota,”sebutnya di temui di kantor camat Larantuka, Jumat (17/2/2017).

baca juga : Unggul di Pilkada Flotim, Paket Bereun Janji Rangkul Calon Lainnya

Dijelaskan, dalam pasal 107 ayat 1 disebutkan bahwa pasangan calon bupati dan calon wakil bupati serta pasangan calon walikota dan calon wakil walikota yang memperoleh suara terbanyak ditetapkan sebagai pasangan calon bupati dan calon wakil bupati terpilih serta psangan calon walikota dan wakil walikota terpilih.

Sementara dalam ayat 2 disebutkan, “Dalam hal terdapat jumlah perolehan suara yang sama untuk pemilihan bupati dan wakil bupati serta pemilihan walikota dan wakil walikota, pasangan calon yang memperoleh dukungan pemilih yang lebih merata penyebarannya di seluruh kecamatan di kabupaten/kota tersebut ditetapkan menjadi pasangan calon bupati dan pasangan calon wakil bupati serta pasangan calon walikota dan calon wakil walikota terpilih,”.

“Dalam Undang-Undang  Nomor 8 tahun 2015 dan PKPU tentang rekapitulasi dan penetapan calon juga demikian sehingga tidak ada putaran kedua. Dengan demikian, siapapun calon yang meraih suara terbanyak maka langsung ditetapkan menjadi pemenang Pilkada,” ungkapnya.

Terkait data rekap formulir model C1 kata Erni, secara internal pihaknya diwajibkan supaya tanggal 15 Februari 2015 semua formulir C1 dan lampiran C1 harus dikirim dan KPUD Flotim untuk dilakukan scan dan mengirimnya ke KPU.

“Kami hanya berkewjiban mengirim ke KPU tapi soal data tersebut dipublikasikan itu menjadi kewenangan KPU pusat,” terang wanita yang akrab disapa Erni.

Ernesta Katana ketua KPUD Flores Timur

Erni menambahkan, sejak dari proses awal dirinya selalu mengingatkan pasangan calon bahwa kita kuat karena kita berbeda pilihan dalam arti masyarakat diberi pilhan yang banyak sehingga bisa mencari calon yang terbaik untuk dipilih.

Tapi dari enam pasangan calon sambungnya, hanya satu yang akan menjadi calon terpilih bupati dan wakil bupati Flotim. Untuk itu demi kebaikan daerah ini, Lewotana ini, mari kita hilangkan semua perbedaan selama ini dan siapapun yang ditetapkan dia menjadi pemimpin Flotim.

“ Mereka yang tidak terpilih tetap orang terbaik, tetap menjadi calon pemimpin Flotim dan saya kira itu yang harus menjadi pemikiran bersama masyarakat kita,” tegasnya.

Sementara itu, jika ada temuan, silakan sesuai mekanisme yang ada di Panwaslu, sementara proses rekapitulasi suara di PPK  dan KPUD tetap berjalan. Kalau selama proses rekapitulasi ada temuan dan keberatan dari saksi pasangan calon maka KPU wajib menelusuri apakah ada buktinya. Kalau ada bukti pihaknya akan mencari solusi sesuai ketentuan regulasi.
“Misalnya ada manipulasi suara, pertanyannya oleh siapa, dimana dan berapa suara yang dimanipulasi semuanya harus ada bukti dan kita akan lihat di  formulir C1. Dan bila ada maka kita akan telusuri bukti di bawahnya yakni C1 plano. Kita berharap jika ada keberatan di tingkat kecamatan maka harus diselesaikan di tingkat itu,” sebutnya.

Jurnalis : Ebed de Rosary / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Ebed de Rosary

Komentar