Longsor, Ruas Jalan Hewokloang-Bola di Sikka Terancam Putus

93

SENIN, 13 FEBRUARI 2017

MAUMERE — Ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Hewokloang dan Bola di Kabupaten Sikka, terancam putus akibat terjadinya longsoran di beberapa titik dan belum ada perbaikan dari Pemerintah.

Ruas jalan yang hampir tertutup material longsoran.

Warga asal Hewokloang Marsel Ishak, mengatakan, pastor paroki dan Pemerintah Desa sudah menghubungi DPRD Sikka dan Pemda Sikka untuk segera melakukan perbaikan. “Memang setelah ditelepon Wakil Bupati, sudah turun mengecek lokasi dan berjanji akan segera ditindak-lanjuti, dan mudah-mudahan besok sudah bisa ditangani,” ujarnya, Minggu (12/2/2017).

Dikatakan Marsel, kerusakan parah terjadi di desa Kajowair yang tepat berada di bagian atas kebunnya. Longsoran yang terjadi menyebabkan 2.000 anakan Pala dan 2 pohon Cengkeh miliknya yang sudah berbuah tertimbun tanah.

Longsoran, lanjutnya, tidak akan terjadi bila pembangunan ruas jalan Hewokloang-Bola segera diperbaiki. Sebab, sudah lama dibangun. Sebuah gorong-gorong yang berada sekitar 10 meter dari ruas jalan yang longsor tertutup tanah, sehingga air dari kebun di sebelah atas jalan menumpuk di badan jalan. “Kami berharap, agar segera diperbaiki sebelum terjadi hujan kembali. Takutnya akan terjadi longsoran yang lebih parah lagi dan merusak kebun cengkeh dan pala kami yang berada di sebelah bawah jalan,” ungkapnya.

Pelaksana Tugas Dinas Pekerjaan Umum Sikka, Agustinus Boy Satrio yang dikonfirmasi Cendana News, Senin (13/2/2017), mengakui hal ini. Menurutnya, kejadian ini akibat dari bencana tanah longsor yang terjadi minggu kemarin dan pihaknya sudah melaporkannya. “Kami sudah kirim alat berat ke lokasi pagi ini untuk membersihkan material longsor, agar saat terjadi hujan kembali ruas jalan ini bisa dilintasi pengendara,” sebutnya.

Ruas jalan yang digenangi air hujan dan material longsoran

Akibat bencana memang banyak ruas jalan yang tertutup material longsoran di beberapa titik ruas jalan di beberapa kecamatan, dan juga banyak ruas jalan yang tertutup akibat tumbangnya pohon di pinggir jalan. “Untuk jalan di dalam Kota Maumere, kami sudah langsung melakukan pembersihan dan memotong pohon yang tumbang menghalangi jalan, sementara di luar Kota Maumere ada yang dibersihkan pihak desa dan kecamatan,” terangnya.

Disaksikan Cendana News, longsoran terjadi akibat air yang mengalir dari kebun warga yang berada di ketinggian dan persis di sisi barat badan jalan mengalir ke bagian bawah dan menggenangi badan jalan. Air hujan tergenang di badan jalan yang berlubang, sehingga saat penuh akan mengalir ke bagian bawah di sisi timur badan jalan yang curam dan merusak tanaman yang ada di kebun warga. Sebuah gorong-gorong yang berada di sisi barat jalan sejauh sekitar 15 meter dari lokasi tergenangnya air, sudah tidak berfungsi akibat tertutup material tanah, sehingga air tidak bisa mengalir.

Jurnalis: Ebed De Rosary/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Ebed De Rosary

Baca Juga
Penyelengaraan Festival Tiga Gunung Dikritisi LEWEOLEBA – Jalan-jalan di dalam Kota Leweoleba, Ibu Kota Kabupaten Lembata, banyak yang masih berlubang. Apalagi untuk jalan yang penghubung antar ke...
BBM Langka di Lembata, Antrian Mencapai Dua Kilome... LEWOLEBA – Ratusan kendaraan bermotor roda dua dan roda empat, Selasa (25/9/2018), sejak pukul 02.00 WITA, mengantri di AMPS, satu-satunya Stasiun Pen...
Kemarau, PDAM Kupang Batasi Distribusi Air Bersih KUPANG - Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, mulai membatasi distribusi air bersih untuk 12.000 pelanggan, sejak ibu k...
Warga Lembata Keluhkan Kelangkaan BBM LEWOLEBA – Ratusan kendaraan bermotor, baik roda dua atau lebih, sejak pukul 02.00 WITA, mengantre di AMPS, satu-satunya Stasiun Pengisian BBM di kota...
TKI NTT tak Pikirkan Dampak Pekerjaan KUPANG - Pengamat masalah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Universitas Widya Mandira (Unwira) Kupang, Pater Gregorius Neonbasu SVD, menilai para TKI ...
Perpustakaan Ramah Anak ke-100 Berdiri di NTT JAKARTA --- Taman Bacaan Pelangi meresmikan perpustakaan ramah anak yang ke-100 di SDK Nangapanda 1, Ende, Nusa Tenggara Timur. Peresmian perpustak...
Tak Percaya DPRD Sikka, PMKRI Maumere Surati KPK MAUMERE - Dana pengamanan pilkada Sikka 2018 masih menjadi perdebatan hangat di Nian Tana Sikka. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka yang mengucurkan ...