Menteri Siti Nurbaya akan Selaraskan Bersih Sungai dan Laut

130

SABTU, 18 FEBRUARI 2017

BANJARMASIN — Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, mendorong semua elemen masyarakat bersinergi membersihkan lingkungan aliran sungai di Kota Banjarmasin yang terkenal dengan nama lain Kota Seribu Sungai. 

Menteri Siti Nurbaya setelah melepas bibit ikan di Sungai Martapura

“Saya lihat sampahnya masih ada. Saya punya perbandingan sungai-sungai lain di Jawa Tengah dan Riau, ini (Sungai di Banjarmasin) harus kita bersihkan lagi,” ujar Menteri Siti Nurbaya di sela peringatan Hari Peduli Sampah Nasional di siring Balai Kota Banjarmasin, Sabtu (18/2/2017).

Menteri Siti bahkan berencana menyelaraskan bersih sungai dengan bersih sampah di laut. Sebagian sampah-sampah di laut lepas berasal dari aliran sungai yang bermuara ke laut.

“Saya lihat apakah sampah-sampah di sungai bisa diusulkan dalam agenda penanganan sampah di laut,” ia berujar.

Pihaknya akan membicarakan tambahan armada kapal pembersih sungai. Fasilitas fisik semacam ini di bawah wewenang Kementerian PUPR. Adapun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyangkut perilaku menggalang kebersihan lingkungan.

“Kami minta pemilahan sampah mulai di lingkungan rumah tangga,” kata Siti.

Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina menyatakan, pihaknya terus merangkul semua elemen masyarakat yang tergabung dalam komunitas-komunitas untuk membersihkan lingkungan sungai. Ia membentuk pemangku sungai dengan melibatkan 600 anak-anak usia sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas se-Banjarmasin.

Sebagai duta bersih Kota Banjarmasin, Ibnu berharap pemangku jabatan yang menangani sungai menunaikan tugas sebaik-sebaiknya. “Banjarmasin agar jadi Kota Baiman, bersih wan nyaman (bersih dan nyaman),” ujar Ibnu Sina.

Menurut Ibnu, gaya hidup bersih sebaiknya ditanamkan sejak usia muda demi mewujudkan lingkungan bersih. Pemangku sungai bertugas menggencarkan kebersihan lingkungan berbasis sungai di tengah masyarakat. Mereka bertanggung jawab atas kebersihan 104 sungai yang mengalir di penjuru Kota Banjarmasin.
         
“Bertugas mandiri agar kesadaran hidup bersih semakin tumbuh,” ujar Ibnu. Selain itu, dia melibatkan 25 ribu orang untuk membersihkan lingkungannya pada Hari Peduli Sampah Nasional tahun 2017.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kalimantan Selatan, Abdul Haris Makkie memprioritaskan pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan pada 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bertanggung jawab mendidik pengelolaan sampah di provinsi setempat.

“Apalagi di Kota Banjarmasin yang dialiri banyak sungai. Sekarang ada 259 bank sampah se-Kalsel, angka ini terus bertambah tahun berikutnya,” kata Abdul Haris.

Menteri Siti Nurbaya menanam pohon di Pulau Bakut

Menteri Siti Nurbaya hadir di Kota Banjarmasin dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2017. Menteri juga menebar bibit ikan di Sungai Martapura, penanaman pohon, dan berkunjung ke Pulau Bakut sebagai area konservasi bekantan.

Jurnalis : Diananta P Sumedi / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Diananta P Sumedi

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.