Pembangunan Jargas Berlanjut, Tahun Ini Giliran Bontang dan Samarinda

81

JUMAT, 3 FEBRUARI 2017

BALIKPAPAN — Pembangunan jaringan gas (jargas) di Provinsi Kalimantan Timur terus dilanjutkan secara bertahap. Tahun ini, giliran Kota Bontang dan Samarinda. Walikota Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyambut baik rencana Pemerintah untuk membangun jargas tersebut, karena pada 2010-2014 lalu, kotanya sudah terbangun jargas untuk sebanyak 5.000 sambungan rumah-tangga. 

Walikota Kota Bontang, Neni Moerniaeni.

“Permintaan kami tahun ini sekitar tiga belas ribu. Alhamdulillah, pak Dirjen menyambut baik. Usulannya segitu, tapi kemungkinan sekitar sepuluh ribu dulu yang teraliri gas,” ungkapnya kepada media, Jumat, (3/2/2017).

Ia pun meminta tambahan kuota pembangunan jaringan gas dari 10.000 menjadi 13.000, karena dengan jumlah itu seluruh kelurahan akan bisa teraliri gas. “Masyarakat yang belum menggunakan jargas, kan harus mengeluarkan biaya yang besar. Kondisinya akan berbeda dengan mereka yang sudah teraliri, lebih murah dan hemat,” tandasnya.

Neni mengharapkan, seluruh warganya sudah menikmati jaringan gas dan pasokan gas tidak akan menjadi persoalan lagi. “Siapa pun penyuplai gas, yang penting warga bisa teraliri gas,” tandasnya.

Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari

Sementara itu, Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari, mengungkapkan, hingga kini belum diketahui jumlah sambungan yang diberikan Pemerintah pusat. Namun demikian, pihaknya yakin dapat direalisasikan secepatnya. “Alhamdulillah, tahun ini kata Pak Dirjen akan diberikan jargas, yang akan disambung itu di Tenggarong, Anggana, Tenggarong Seberang,” sebutnya, sembari menambahkan, wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara ini sangat luas, sehingga membutuhkan biaya yang besar.

Jurnalis: Ferry Cahyanti/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Ferry Cahyanti

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.