Pembangunan Jaringan Gas di Kaltim Terus Berlanjut

50

KAMIS, 2 FEBRUARI 2017

BALIKPAPAN — Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral memastikan pembangunan jaringan gas di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) akan terus dilanjutkan. Kepastian itu dibuktikan dengan rencana tahun ini, Kota Samarinda akan mendapatkan 4500 Sambungan Rumah Tangga (SR) dan Kota Bontang memperoleh 10 ribu SR.

Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM melakukan audiensi dengan beberapa kepala daerah di Kalimantan Timur di Kantor Pertamina Balikpapan.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja, mengatakan, komitmen pemerintah membangun jaringan gas terus dilanjutkan. Tahun ini ada beberapa kota untuk Kalimantan Timur. Bahkan pembangunan jaringan pipanisasi gas secara integral yang menghubungkan satu kota ke kota atau pun ke kabupaten mulai dilakukan. Ada pun waktu pembangunan hingga 10 tahun ke depan.

“Bukan hanya jaringan gas yang kita bangun, tapi untuk industri dan pembangkit juga. Yaitu kalau satu lapangan habis bisa disuplai dari lapangan lain. Di Kaltim cadangannya masih banyak,” katanya, usai melakukan pertemuan dengan kepala daerah kabupaten/kota di Kantor Pertamina Balikpapan, Kamis (2/2/2017).

Untuk pembangunan integrasi jaringan pipanisasi Kaltim, tahun ini mulai dibangun di jalur Tanjung Batu Kabupaten Kutai Kartanegara sepanjang 50 kilometer. “Pertamina yang bangun, sudah ditugaskan oleh Menteri dan sudah ada suratnya. Kalau nilai proyeknya saya tidak hafal,” ujarnya.

Ada pun pasokan gas untuk jaringan gas, ia memastikan masih cukup hingga 60 tahun ke depan. Walaupun Chevron sebagai penyedia akan habis pada 2018 mendatang. “Opsinya bisa diperpanjang atau diberikan kontraktor baru. Suplai gas akan terus berlanjut, hanya beda operator,” tegasnya.

Selain itu, Dirjen juga mengakui, wilayah selatan belum tersentuh pada jaringan infrastruktur gas. Padahal, dengan infrastruktur ini akan menggairahkan industri dan perekonomian.

“Program ini terus berlanjut dan bertahap,” tandasnya.

Jurnalis: Ferry Cahyanti / Editor: Satmoko / Foto: Ferry Cahyanti

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.