Pemerintah akan Menambah Jumlah Sasaran Bantuan Non Tunai

36

SENIN, 6 JANUARI 2017

JAKARTA — Pemerintah akan menambah jumlah sasaran Bantuan Pemerintah Non Tunai (BPNT) yang semula hanya 44 Kota menjadi 45 Kota dan 6 Kabupaten. Untuk itu, Pemerintah pun secara maksimal akan memastikan tahapan persiapan dan pelaksanaan BPNT, agar bisa berjalan lancar. Demikian disampaikan Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri (RTM) tentang Penyaluran BPNT di Kantor Kemenko PMK, Senin (6/2/2017).

Menko PMK, Puan Maharani, saat memimpin rapat koordinasi BPNT. (Dok: Kemenko PMK)

Puan juga mengatakan, pada tahap persiapan, Pemerintah fokus pada Kelompok Penerima Manfaat (KPM) untuk tahap awal di 45 Kota dan 6 Kabupaten, dengan jumlah 1,4 Juta KPM yang data nama serta alamatnya bersumber dari Basis Data Terpadu (BDT). Dengan asumsi rasio 1 e-Warong melayani 150 KPM, maka dibutuhkan sekitar 10.753 unit e-Warong.

Penyaluran BPNT, lanjut Puan,  akan segera efektif saat Peraturan Presiden ditetapkan, dan draft Perpres tentang penyaluran BPNT kini telah disiapkan untuk mendapatkan persetujuan Presiden. “Terkait dengan pelaksanaan penyaluran BPNT yang akan dilaksanakan pada akhir Februari ini, saya harap setiap Kementerian dan Lembaga untuk mengantisipasi pelaksanaannya, agar dapat berjalan dengan baik,” harapnya.

Seperti diketahui, pada Rapat Terbatas (Ratas) 26 April 2016 lalu, Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan seluruh Bantuan Sosial atau Bantuan Pemerintah harus dalam bentuk Non Tunai, dan terintegrasi dalam satu kartu, sehingga Pemerintah mudah untuk mengontrol, mengecek, dan mengurangi terjadinya penyimpangan-penyimpangan. Kemenko PMK sendiri telah ditunjuk Presiden sebagai koordinator pelaksana.

Selain membahas persiapan pelaksanaan BPNT, RTM tersebut juga digelar guna memastikan penyalurannya terlaksana dengan baik, dan mempercepat beberapa hal yang membutuhkan penyelesaian dan tindak lanjut yang segera. BPNT merupakan konversi sebagian dari program Beras Sejahtera (Rastra).

Jurnalis: Shomad Aksara/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Istimewa

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.