Pencarian Dua Anak Hanyut di Manado, Terus Dilanjutkan

164

SENIN, 6 FEBRUARI 2017

MANADO — Pencarian dua anak hanyut yang terbawa arus laut di Pantai Manado, Senin (6/2/2017), hari ini, terus dilanjutkan. Tim Search and Rescue (SAR) gabungan menurunkan regu penyelam untuk mencari korban yang hingga kemarin belum ditemukan.

Suasana di posko SAR.

Pantauan Cendana News sejak pagi hingga sore ini, Tim SAR gabungan di antaranya Basarnas, Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Manado, TNI-Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Radio Antar Penduduk (RAPI), Satpol PP, Orari, Kelompok Nelayan Antra, dan Taruna Siaga Bencana (Tagana), masih bersiaga di lokasi dan di posko SAR yang berada di kawasan Mega Mas Boulevard Manado untuk melakukan pencarian dua anak yang hanyut terbawa arus. Yaitu, Yohanes Pangemanan (12)  dan Renold Kawulusan (10).

Humas Basarnas Manado, Ferry Aryanto, mengatakan, untuk hari ini tim dibagi dalam tiga bagian. Tim pertama melakukan penyisiran di pesisir Pantai Mega Mas dan Perbatuan, tim kedua menyisir hingga ke tengah laut, dan tim ketiga melakukan penyelaman. Ferry menegaskan, untuk di sekitar lokasi awal korban hanyut, Tim SAR menurunkan regu penyelam. Namun, hingga sore ini, kedua korban masih belum ditemukan.

“Memang kondisi di lokasi masih terkendala cuaca buruk yang menyebabkan air laut menjadi kabur karena adanya gelombang tinggi. Sehingga mengganggu pandangan tim penyelam. Regu penyelam sudah kita tarik ke posko hingga angin kencang rendah,” tegasnya.

Sementara itu, nenek korban Yohanes Pangemanan, saat berada di lokasi, tidak bisa menahan kesedihan dan terus menangis histeris saat melihat Tim SAR turun ke laut melakukan pencarian. Ia berharap, cucunya bisa segera ditemukan dalam keadaan hidup.

“Torang terus berdoa, berharap korban bisa ditemukan,” ungkapnya.

 Tim SAR dan tim penyelam saat melakukan pencarian korban.

Seperti diketahui, tiga anak laki-laki, yaitu Sandi Daniel Lamia (8), Yohanes Pangemanan (12) dan Donald Kawulusan (10), pada Minggu (5/2/2017) sore, bermain dan mandi di muara Pantai Manado Boulevard. Namun, karena kurang pengawasan dari orang tua mereka, ketiganya hanyut terbawa arus ke tengah laut. Salah satu korban, yaitu Sandi, sempat ditemukan mengapung di sekitar bebatuan, namun sudah tidak bernyawa. Sedangkan dua kawannya, hingga kini belum ditemukan.

Jurnalis: Ishak Kusrant / Editor: Satmoko / Foto: Ishak Kusrant

Baca Juga
Lihat juga...