Penyebaran Islam di Ponorogo Dimulai dari Masjid Ki Ageng Mirah

1.012

SABTU, 4 FEBRUARI 2017

PONOROGO – Masuknya agama Islam di bumi reog Ponorogo tidak bisa dilepaskan dari berdirinya masjid Ki Ageng Mirah. Masyarakat Desa Nambangrejo, Kecamatan Sukorejo meyakini, penyebaran dimulai dari masjid yang merupakan tempat tinggal sang Kyai, Ki Ageng Mirah.

Masjid Ki Ageng Mirah

Ki Ageng Mirah sendiri bernama asli Ki Muslim. Karena memiliki putri yang sangat cantik bernama Siti Amirah, maka Ki Muslim pun disebut sebagai Ki Ageng Mirah.

Di tempat tinggalnya ini lah, sang kyai menyebarkan agama Islam kepada masyarakat, mulai dari anak kecil hingga orang tua.

Warga Nambangrejo, Mujianto (58 tahun) menjelaskan, dirinya tidak mengetahui pasti tahun berapa masjid ini dibangun, namun berdasarkan penelusuran Bupati pertama Ponorogo menyebutkan, masjid Ki Ageng Mirah merupakan masjid sebagai penyebaran pertama kali Islam di Ponorogo.

“Bangunan masjid yang sekarang bukan yang asli melainkan sudah sering dipugar, terakhir dipugar tahun 1995 lalu,” jelasnya kepada Cendana News saat ditemui di lokasi, Sabtu (4/2/2017).

Ki Ageng Mirah sendiri dikenal warga sebagai sosok yang alim, arif dan bijaksana. Kepada warga yang ingin belajar agama Islam, anak kecil diajari mengaji dan pelajaran syariat, sedangkan kepada orang dewasa diajarkan ilmu sangkan paraning dumadi (darimana asal usul manusia, kemana tujuan akhir hidupnya dan apa bekal yang harus dibawa).

“Putrinya juga dikenal sebagai pribadi yang santun dan taat kepada orang tuanya,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Ki Ageng Mirah juga terkenal baik hati mau membantu membangun Ponorogo bersama Batoro Katong. Mulai dari penyebaran agama Islam dan nilai kebaikan lainnya.

Guna menghormati jasanya, makam Ki Ageng Mirah pun menjadi satu di komplek pemakaman Batoro Katong.

“Hingga kini, masjid Ki Ageng Mirah tetap ramai dijadikan pusat pembelajaran agama Islam oleh warga, seperti mengaji dan sholat berjamaah,” tuturnya.

Namun sayang, masjid bersejarah ini tidak termasuk kedalam daftar wisata religi yang bisa ditemui di Ponorogo. Meski bangunan masjid terlihat kokoh, tempat untuk mengambil wudhu serta kamar mandi masih terlihat kumuh.

Jurnalis : Charolin Pebrianti / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Charolin Pebrianti

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.