Penyidik KPK Kembali Periksa Irman Terkait Kasus Suap e-KTP

135

KAMIS, 9 FEBRUARI 2017

JAKARTA — Irman, salah-satu tersangka kasus dugaan penggelembungan anggaran atau Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dalam proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk Nasional berbasis elektronik (e-KTP), hari kembali menjalani pemeriksan di Gedung Baru KPK, Jakarta, Kamis (9/2/2017).

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

Juru Bicara KPK, Dian Febriansyah, mengatakan, tersangka I (Irman –red) hari ini kembali menjalani pemeriksaan di Gedung KPK Jakarta, sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap proyek pengadaan KTP Nasional. Sementara itu, Irman yang terlihat datang di Gedung Baru KPK Jakarta pada sekitar pukul 09.40 WIB, hingga siang sekitar pukul 13:00 WIB, masih menjalani pemeriksaan.

Sebelumnya, Irman diketahui pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia. Kasus dugaan Tipikor proyek KTP Nasional dengan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut diperkirakan telah merugikan keuangan negara lebih dari Rp. 2 Triliun.

KPK hingga kini telah menetapkan 2 orang tersangka dalam kasus dugaan Topikor proyek pengadaan KTP Nasional itu, masing-masing Irman dan Sugiharto yang merupakan mantan Direktur Informasi Administrasi Dukcapil Kemendagri. Penyidik KPK hingga kini juga masih terus mandalami aliran dana terakit kasus proyek KTP Nasional tersebut.

Meski telah lama ditetapkan sebagai tersangka dan sudah menjalani masa penahanan sementara, hingga kini berkas perkara keduanya belum selesai atau belum dinyatakan P21, sehingga keduanya pun harus mondar-mandir ke Gedung KPK, guna menjalani pemeriksaan.

Jurnalis: Eko Sulestyono/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Eko Sulestyono

Baca Juga
Lihat juga...