banner lebaran

Perbankan Diharapkan Berkontribusi bagi Pariwisata dan Industri Kreatif NTB

67
SELASA, 14 FEBRUARI 2017

MATARAM — Keberadaan lembaga perbankan dan lembaga pembiayaan lain di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) diharapkan lebih banyak berkontribusi, ikut membantu pemerintah memajukan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat NTB.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB, Yusri.

Permintaan tersebut disampaikan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB, Yusri, di acara pertemuan tahunan pelaku industri jasa keuangan di hotel Golden Palace Mataram, Selasa (14/2/2017).

“Untuk terus mendorong kemajuan sektor paariwisata serta pertumbuhan ekonomi masyarakat, lembaga perbankan dan pembiayaan diharapkan lebih banyak berkontribusi melalui bantuan pinjaman maupun Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi UMKM,” kata Yusri.

Ia mengatakan, selain terkait aturan dan kebijakan yang diberlakukan Pemda NTB, kemajuan sektor pariwisata dan sektor industri ekonomi kreatif juga tidak mungkin akan bisa berkembang tanpa ada suntikan dana.

“Pertumbuhan pariwisaata NTB sekarang ini sangat baik dan telah memberikan multi player efek terhadap industri kreatif, kuliner, dan perhotelan. Akan jauh lebih maju apabila teman-teman yang bergerak di industri perbankan bisa banyak mendorong memajukan pariwisata melalui bantuan usaha dan pembiayaan,” katanya.

Lebih lanjut Yusri menambahkan, lebih penting lagi dukungan perbankan terhadap kemajuan pariwisata dan sektor industri ekonomi kreatif tidak saja di sektor produksi, tapi juga pemasaran.

“Apalagi dengan hadirnya Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika akan bisa melahirkan industri hulu dan hilir, perbankan harus masuk di sana. Proyeksi saya pertumbuhan ekonomi sektor pariwisata ke depan akan menjadi andalan NTB. Selain sektor pertanian dan beberapa sektor lain,” tutupnya.

Jurnalis: Turmuzi / Editor: Satmoko / Foto: Turmuzi

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.