Pilkada DKI Jakarta 2017, Ahok-Djarot dan Anies-Sandiaga Harus Bertarung Lagi

93

KAMIS, 16 FEBRUARI 2017

JAKARTA — Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, menilai Pilkada Serentak 15 Februari 2017 yang digelar di 101 daerah di seluruh Indonesia, untuk memilih 153 Kepala Daerah yang terdiri dari 7 Paslon Gubernur, 18 Paslon Walikota, serta 76 Paslon Bupati dan Wakil Bupati berjalan lancar, aman dan damai.

Zulkifli Hasan

“Saya bersyukur atas pelaksanaan Pilkada Serentak yang dilangsungkan di seratus satu daerah bisa berlangsung secara demokratis, tertib, dan tidak ada berita yang mengkhawatirkan,” Kata Zul, di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Kamis (16/2/2017).

Menurutnya, meski disertai hingar-bingar dan suasana yang begitu bising, namun hal tersebut sebagai tanda demokrasi yang sesungguhnya tengah berjalan dan tetap kondusif. “Saya hadir di 5 TPS di Jakarta. Masyarakat bisa masuk ke dalam bilik suara dengan bebas memilih. Setelah memilih, mereka akrab dan bersatu lagi. Jadi, tak ada permusuhan antar pemilih,” ungkapnya.

Sementara itu, berdasarkan hasil hitung cepat (Quick Count), menunjukkan tidak ada Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur yang menang telak. Proses pemilihan Pilgub harus  dilanjutkan ke tahap berikutnya, oleh 2 Paslon peraih suara terbanyak. Dari tiga lembaga survei Pilgub DKI Jakarta, Paslon Nomor Urut 2, Ahok-Djarot berada di posisi teratas, disusul Nomor Urut 3, Anies -Sandiaga. “Selamat kepada Ahok dan Anies yang masuk dalam putaran kedua. Saya juga berterimakasih kepada KPUD, Bawaslu, POLRI, TNI, dan seluruh rakyat yang telah mengawal jalannya pemungutan suara dengan tertib,” tutup Zul.

Jurnalis: Adista Pattisahusiwa/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Adista Pattisahusiwa

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.