banner lebaran

Racikan Ciamik Kopi Durian di Banjarmasin

395

SABTU, 11 FEBRUARI 2017

BANJARMASIN — Aneka varian minuman kopi tertulis di daftar menu sebuah kedai kopi di bilangan Kelurahan Kayu Tangi, Kota Banjarmasin. Dari sederet varian itu, harga Kopi Durian paling mencolok di antara seduhan lainnya. Maklum, kedai kopi di Jalan Hasan Basri ini menjadikan Kopi Durian sebagai menu seduhan unggulan.
                   

Satu gelas kopi durian dengan ampas daging buah durian

“Harga Kopi Durian paling mahal karena bahan bakunya mendatangkan khusus. Komposisi kopi dan buah duriannya enggak sembarangan,” kata Hendri Wahyudi, si pengelola Kedai Kopi Durian saat ditemui Cendana News, Jumat malam (10/2/2017).

Di Kota Banjarmasin, menu Kopi Durian  boleh dibilang cuma tersedia di kedai ini. Itu sebabnya, nama tempat kongkow itu merujuk seduhan unggulan: Kopi Durian. Meski ada beberapa menu lainnya seperti  Kopi Toebroex, Kopi Toebroex Susu, Hot Coffee Late, Hot Capuccino, dan Affogado Coffe n Ice. Harganya dibanderol mulai Rp 11 ribu- 25 ribu per gelas.

Harga jual Kopi Durian yang lebih mahal ketimbang varian kopi lain mengakibatkan penikmatnya dari kalangan terbatas. Walaupun berdiri di kawasan kampus Universitas Lambung Mangkurat, Hendri mengakui cukup sedikit kalangan mahasiswa yang mencicipi Kopi Durian di kedai kopinya.

“Meski mahal, Kopi Durian banyak yang suka tapi penikmatnya mayoritas kalangan pekerja, bukan mahasiswa,” Hendri berujar.

Komposisi racikan Kopi Durian tak boleh sembarangan. Peracik mesti piawai menjaga cita rasa keseimbangan kombinasi antara rasa kopi dan durian. Menurut Hendri, kedua komponen utama itu punya rasa dan aroma khas yang menonjolkan ketajaman. Salah menuangkan komposisi racikan akan menciptakan rasa yang saling mendominasi.

“Pahit kopi jangan sampai menutupi rasa durian, begitupun rasa durian jangan terlalu mendominasi hingga mengurangi rasa kopinya. Intinya harus imbang,” Hendri membagi resep.

Hendri Wahyudi pengelola Kedai Kopi Durian

Untuk menetralisir rasa kopi dan durian agar tidak saling bentrok, peracik menuangkan creamer. Campuran creamer membuat Kopi Durian berkelir cokelat. Walaupun tanpa gula, rasa manis dan pahit dalam satu gelas Kopi Durian cukup berimbang. Manis daging durian yang masuk ke dalam gelas agaknya bisa menekan pahit kopi hitam. Kombinasi rasanya pun melekat kuat di rongga mulut.

Hendri tak punya pola baku bagaimana tahapan meracik Kopi Durian. Hanya, kunci utama meracik Kopi Durian harus memperhatikan keseimbangan kopi, daging buah durian plus creamer.

Menikmati Kopi Durian mesti menyendok sedikit demi sedikit daging buah durian yang larut di dasar gelas. Menyeruput sambil memasukkan sedikit daging durian hingga menyentuh ujung lidah membuat kombinasi rasa keduanya meninggalkan kesan kuat.

“Minumlah varian kopi ini dalam keadaan hangat agar Anda betul-betul menyesap cita rasanya,”sebutnya.

Hendri mengatakan, bahan kopi sejatinya kombinasi dari empat jenis kopi yang diblending. Tapi, ia mengunci mulut ketika diminta membuka apa saja jenis kopi yang dimaksud.

“Kopinya mendatangkan dari supplier, kalau durian pesan khusus dari Jakarta. Saya sendiri enggak tahu apa saja empat jenis kopi yang diblending,” ujar dia seraya melepas tawa.

Selain menarik konsumen lewat varian Kopi Durian, Hendri menawarkan aneka menu masakan yang variatif dan iming-iming menu gratis dengan syarat ketentuan. Ia memberikan gratis satu porsi ayam lada hitam setiap transaksi minimal Rp 100 ribu di satu meja. Promosi semacam ini penting buat menjaring konsumen sebanyak mungkin ke Kedai Kopi Durian.

Beranjak tengah malam di hari itu, suasana Kedai Kopi Durian semakin riuh. Muda-mudi remaja melepas malam seraya menyeruput minuman dan menyantap makanan di sana. Hendri bahkan berencana menambah banyak varian seduhan berbahan dasar kopi. Namun, eksekusi rencana ini menunggu ia bertemu seorang ahli kopi di Kota Malang.

“Saya mau konsultasi dulu,” katanya.

Seorang penikmat Kopi Durian, Syahrianto mengakui demen menyeruput Kopi Durian di kedai itu. Ia kerap bertandang hanya sekedar mencari varian kopi yang satu ini seraya melepas lelah setelah bekerja. Meskipun tidak saban hari, Syahrianto cukup menikmati sensasi cita rasa kuat Kopi Durian yang melekat di rongga mulut.

Jurnalis : Diananta P Sumedi / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Diananta P Sumedi

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.