Saksi Gerindra Optimis Raih Suara Maksimal di Pluit Penjaringan

136

RABU, 15 FEBRUARI 2017

JAKARTA — Untuk dua TPS yang dijadikan satu di Pluit Penjaringan, Jakarta Utara, yaitu TPS 45-46, saksi Gerindra untuk pasangan Nomor Urut 3 yakin, jika penghitungan suara nanti bisa berbuah manis. Walau di daerah yang memang seluruh penghuninya dari etnis Tionghoa, namun ia yakin, memilih gubernur bukan sekedar satu suku, satu ras atau satu agama, melainkan program Pasangan Calon (Paslon) yang akan menjadi penilaian bagi para pemilih.

Allan, Saksi Gerindra untuk Paslon Nomor urut 3

“Pasangan yang kami usung adalah terbaik dari yang paling baik. Programnya jelas dan sangat merakyat, contohnya program pembelian rumah tanpa uang muka, pelatihan bagi pelaku usaha mikro dan program merakyat lainnya,” terang Allan, Saksi Gerindra untuk Paslon Nomor Urut 3 di TPS 45-46, RW 012, Pluit Penjaringan, Jakarta Utara, dalam wawancara singkat dengan Cendana News, Rabu (15/2/2017).

Menurut Allan, semua pencapaian Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama hingga Basuki Tjahaja Purnama-Djarot adalah program-program yang memang merakyat khas Gerindra, sehingga program pembangunan ikut menentukan pilihan seseorang. “Jangan lupa juga, bahwa Gerindra yang membawa Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok untuk Jakarta. Jadi, kami yakin bisa mendapat perolehan suara yang cukup signifikan di Pluit Penjaringan,” tegasnya.

Kegiaran TPS 46 Pluit Penjaringan Jakarta Utara

Sementara itu, Allan juga mengapresiasi cara kerja KPPS TPS 45-46, yang dinilainya sangat profesional mengenai pemantauan dokumen pribadi para konstituen yang datang. Ia berjanji akan terus mengawal hingga proses penghitungan suara selesai dan setelah itu ia akan segera bergabung ke Rumah Perjuangan Gerindra untuk Paslon Nomor Urut 3 di Jalan Brawijaya IX, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Jurnalis: Miechell Koagouw/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Miechell Koagouw

Baca Juga
Lihat juga...