banner lebaran

Serahkan Bibit, Titiek Berharap Gernamcabe Dapat Antisipasi Gejolak Harga

72

SABTU, 18 FEBRUARI 2017

SLEMAN — Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Bidang Pertanian Peternakan Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Titiek Soeharto menilai, tingginya harga cabai beberapa waktu belakangan dianggap sudah tidak masuk akal. Melonjaknya harga melebihi harga daging semestinya dapat diantisipasi oleh pemerintah. 

Titiek Soeharto bersama Joko Pramono saat melakukan penanaman bibit cabai

“Cabai memang menjadi salah satu komoditi yang kerap mempengaruhi laju inflasi. Hal itu terjadi karena belum adanya kesinambungan antara produksi dan pasokan barang di pasaran. Sementara kebutuhan berlangsung sepanjang tahun,” ujarnya saat melakukan peninjauan dan penyerahan secara simbolis bantuan bibit cabai dan bawang merah pada Dasawisma PKK, dan KWT, termasuk Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) bertempat di Ponpes Musyidul Hadi, Ploso Kuning III, Minomartani, Ngaglik, Sleman, Sabtu (18/02/2017).

Dikatakan, masalah utama produksi cabai adalah tingginya resiko kegagalan panen karena serangan hama dan penyakit. Dimana hal itu sangat dipengaruhi oleh varietas bibit, cara pemupukan, pengendalian hama drainase hingga pemeliharaan.

Titiek Soeharto

Karena itulah peran pemerintah diantaranya melalui BPTP sangat diperlukan untuk memperkecil resiko kegagalan usaha para petani tersebut. Baik melalui pemilihan teknologi yang tepat, maupun pendampingan secara terus menerus.

“Gerakan menanam cabai diperlukan agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan di tingkat keluarga sehari-hari. Dengan begitu kebutuhan di pasaran paling tidak akan berkurang. Masyarakat juga tidak akan terlalu panik apabila harga melambung tinggi. Laju inflasi juga akan bisa ditekan. Selain itu masyarakat juga akan bisa mendapat tambahan penghasilan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPTP DIY Joko Pramono mengatakan, pihaknya menyiapkan sebanyak 500 ribu bibit cabai gratis untuk diberikan kepada masyarakat. Hal itu dilakukan sebagai bagian program pemerintah menggalakkan penanaman cabai di setiap pekarangan rumah. Pihaknya sendiri sampai saat ini telah berkerjasama dengan Tim Penggerak PKK DIY untuk menyalurkan bantuan tersebut.

Titiek Soeharto saat memberikan bantuan bibit cabai

“Kita sudah menandatangani kerjasama pendampingan sekaligus menyalurkan sebanyak 25 ribu bibit cabai kepada Tim Pengerak PKK DIY beberapa waktu lalu. Dengan Iwapi untuk tahap pertama disiapkan 15ribu bibit. Jika kurang nanti bisa ditambah. Kita juga siap membantu untuk mendampingi pengolahan hasil dan pasca panen. Yakni terkait pengawetan atau pengolahan hasil panen cabai menjadi produk olahan seperti saos dan lain-lain,” katanya.

Jurnalis : Jatmika H Kusmargana / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Jatmika H Kusmargana

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.