Simulasi Pencoblosan Calon Tunggal Digelar di Kota Jayapura

SABTU, 4 FEBRUARI 2017

JAYAPURA — Ratusan Daftar Pemilih Tetap (DPT) datangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) 07 Tanah Hitam, Kelurahan Asano, Distrik Abepura, Kota Jayapura untuk melakukan pencoblosan dalam pesta demokrasi Pilkada Serentak, Sabtu (04/02/2017).

Proses pencoblosan oleh pemilih dalam simulasi pemungutan suara di Kota Jayapura

Pencoblosan ini bukanlah benaran, namun hanya simulasi yang digelar Komisi Pemilhan Umum (KPU) RI, lantaran di Kota Jayapura baru pertama kali melaksanakan Pilkada yang hanya satu peserta calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura.

Mesak Waramuri, salah satu pemilih di TPS tersebut mengaku terbiasa dengan proses pencoblosan dan dirinya juga mengaku tak alami kesulitan saat melakukan pencoblosan, lantaran hanya terdapat gambar satu calon dan kolom putih.

“Saya sudah ikuti pemilu selama lima kali, namun baru pertama ini ada satu calon di Kota Jayapura. Soal surat suara tak sulit untuk dipahami,” kata Mesak usai ikuti pencoblosan dalam simulasi Pilkada Serentak di Kota Jayapura.

Ricard Jackson Mayor, yang juga pemilih di TPS tersebut kepada Cendana News mengatakan, sebagai warga ucapkan terima kasih, karena KPU RI memilih lokasi atau TPS setempat dalam simulasi nasional yang digelar serentak.

“Calon tunggal ini juga baru pertama kali di Pilkada Kota Jayapura. Dengan proses simulasi ini kami selaku warga dapat memahami proses pemilihan calon tunggal dan apa saja yang dapat menggagalkannya,” Ichad sapaan sehari-harinya

Kepala Biro Teknis dan Humas Setjen KPU RI, Sigit Joyowardono

Sementara, Kepala Biro Teknis dan Humas Setjen KPU RI, Sigit Joyowardono ke sejumlah jurnalis menegaskan, kegiatan tersebut adalah simulasi pemungutan dan penghitungan suara di TPS 07, khusus daerah-daerah yang terdapat calon tunggal.

“Melalui kebijakan KPU bahwa simulasi ini tak hanya di Kota Jayapura, melainkan ada Sembilan daerah yang serentak kami lakukan simulasi,” kata Sigit.

Tujuan digelarnya simulasi ini, lanjut Sigit, untuk memberikan pemahaman bersama kepada petugas KPPS, bagaimana mekanisme pasangan calon tunggal. Selain itu juga memberi pemahaman kepada pemilih agar nantinya pada saat pencoblosan berlangsung, mereka tak salah dalam melakukan proses pencoblosan.

“Di daerah-daerah tertentu biasanya kan ada pasangan lebih dari satu, maka di surat suara ada beberapa pasangan calon. Sementara untuk calon tunggal hanya ada satu pasangan calon dan satu kolom putih,” ujarnya.

Dalam simulasi tersebut, diawali pengambilan sumpah para petugas KPPS yang disaksikan pemilih dan dilanjutkan pemeriksaan dan perhitungan surat suara. Dilanjutkan dnegan pendaftaran pemilih serta pengambilan, pencoblosan serta  memasukkan surat suara kedalam satu box dan diakhiri cap jempol jari pemilih yang telah lakukan pencoblosan.

Pemilih hendak mencobls dalam simulasi pemungutan dan perhitungan suara oleh KPU RI di Kota Jayapura

Sekedar diketahui, Pilkada Serentak di Papua yang jatuh pada 15 Februari 2017 mendatang akan diikuti 10 kabupaten dan satu kota yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Sarmi, Kepulauan Yapen, Tolikara, Dogiyai, Nduga, Lanny Jaya, Mappi, Intan Jaya dan Puncak Jaya. Di Provinsi Papua sendiri terdapat satu calon tunggal di Kota Jayapura, sementara di Papua Barat terdapat dua daerah yang memiliki calon tunggal yakni Sorong Kota dan Tambrauw.

Jurnalis : Indrayadi T Hatta / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Indrayadi T Hatta

Komentar