banner lebaran

Suara Saksi: Pemimpin Flotim Terpilih Harus Kurangi Nepotisme (1)

54

KAMIS, 16 FEBRUARI 2017

LARANTUKA — Pemilihan kepala daerah telah mencapai tahapan penting dimana rakyat di berbagai daerah di negeri ini menyelenggarakan Pilkada serentak tahun 2017 dan telah memberikan suara pada Rabu (15/2/2017).

Saksi dari enam pasangan calon bupati dan wakil bupati Flotim di TPS 01 Lamawalang.

Untuk wilayah Flores Timur (Flotim), pemimpin terpilih akan diketahui setelah KPU Flotim menetapkan pemenangnya saat rapat pleno tanggal 22 sampai 24 Februari 2017 nanti. Masyarakat menitipkan harapan kepada pemimpin terpilih nantinya, termasuk para saksi yang mewakili setiap pasangan calon saat pemungutan suara di TPS.

Gabriel Lado Kelen, saksi paket Ande Paul dengan nomor urut 1, saat ditanya Cendana News, Rabu (15/2/2017) sore, usai perhitungan suara berharap, pemimpin Flotim terpilih memberikan yang terbaik lewat karyanya bagi Flotim dan harus betul-betul memanfaatkan generasi muda sesuai potensinya.

“Harus mengurangi unsur nepotisme seperti dalam penerimaan pegawai honor daerah yang marak terjadi 5 tahun belakangan ini. Meski calon saya kalah dan merasa kecewa siapa pun bupati terpilih saya tetap mendukungnya,” ujarnya.

Markus Marianus Berkama Ritan, saksi paket calon bupati dan wakil bupati Flotim dengan nomor urut 2 mengatakan, proses pemungutan suara berjalan baik dan lancar serta sesuai aturan. Saksi paket Lurus ini berharap, pemimpin terpilih bisa membawa Flotim ke arah yang lebih baik. Tidak seperti 10 tahun terakhir yang mana pembangunan infrastruktur, bidang ekonomi dan pendidikan ibarat berjalan di tempat.

Sementara itu, Petrus Bala Tereng, saksi paket Doa Ema dengan nomor urut 3 berharap, calon pemimpin terpilih dalam Pilkada 2017 ini bisa memberikan perhatian yang besar kepada warga-warga miskin, mereka yang kurang mampu.

“Jangan memberikan bantuan kepada orang yang mampu seperti yang terjadi selama ini sebab bantuan yang diberikan salah sasaran dan tidak tepat,” tuturnya.

Bupati dan wakil yang memenangi Pilkada Flotim, pinta Petrus, harus sering turun ke tengah-tengah masyarakat. Melihat kondisi dan keadaan masyarakat secara langsung, jangan hanya duduk di kantor dan mendengar laporan dari stafnya.

Suasana usai penghitungan suara di TPS 01 Lamawalang, Kota Larantuka.

“Jadi pemimpin itu harus merakyat, dekat dengan rakyat. Jangan seolah-olah dia adalah raja yang harus disembah rakyatnya,” pungkas Petrus. (Bersambung)

Jurnalis: Ebed de Rosary / Editor: Satmoko / Foto: Ebed de Rosary

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.