Tak Mahir Berenang, Pelajar Asal Ipir Sikka Tewas Tenggelam

SENIN, 13 FEBRUARI 2017

MAUMERE — Diduga karena tak mahir berenang, seorang pelajar bernama Antonius Stevanus (20), asal Dusun Krado, Desa Ipir, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka, tewas tenggelam di laut saat berenang bersama teman-temannya di Pantai Matan Doit, Desa Ipir, Kecamatan Bola.

Evakuasi jenazah korban dari laut untuk dibawa ke Puskesmas Pembantu Desa Ipir.

Kapolres Sikka, AKBP I Made Kusuma Jaya, SH., S.IK., melalui Kasubag Humas Polres Sikka, Iptu Margono saat ditemui Cendana News, Senin (13/2/2017) siang menjelaskan, sebelum kejadian pada Minggu (12/2/2017) sekitar pukul 10.00 WITA, korban bersama 5 orang temannya termasuk ipar kandung korban, Yohanes Laga Belan, berangkat dari rumah korban menuju ke lokasi, tepatnya di Pantai Ipir, untuk memancing ikan. “Sekitar pukul 15.00 WITA, ipar korban mengajak korban untuk pulang, tetapi korban mengatakan kalau dia mau mandi dulu, dan kemudian korban langsung terjun ke laut,” tuturnya.

Saat  berenang itu, lanjut Margono, tiba-tiba korban berteriak minta tolong kepada ipar kandungnya, karena tidak bisa berenang lagi dan mau tenggelam, sehingga ipar korban langsung terjun ke laut untuk membantu korban. “Namun, korban sudah banyak kemasukan air dan kehabisan nafas, sehingga korban tenggelam ke dasar laut dan langsung meninggal dunia di lokasi kejadian,” terangnya.

Kasubag Humas Polres Sikka Iptu Margono.

Akibat kejadian tersebut, lanjut Margono, teman dari ipar korban yang berdiri di pesisir pantai langsung meminta pertolongan ke masyarakat yang ada di sekitar lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban dari dalam laut dan di bawah ke Puskesmas Pembantu Ipir untuk divisum. “Atas kejadian tersebut, Kapolsek Bola, Iptu Adrianus Weto bersama anggota mendatangi TKP untuk melakukan tindakan kepolisian,” paparnya.

Dari hasil penyelidikan, kata Margono, disimpulkan jika korban memang tenggelam akibat kurang mahir berenang. Jenazah korban sudah dibawa keluarga ke rumah duka dan dimakamkan Senin (13/2/2017).

Jurnalis: Ebed De Rosary/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Ebed De Rosary

Komentar