Tenaga Kesehatan Minim, Kualitas Kesehatan Masyarakat NTB Rendah

178
KAMIS, 16 FEBRUARI 2017

MATARAM — Masih minimnya tenaga kesehatan berupa dokter dengan penyebaran tidak merata menjadi salah satu penyebab kualitas kesehatan sebagian masyarakat Nusa Tenggara Barat (NBT), terutama masyarakat pedesaan dan pinggiran masih memprihatinkan.

Kepala Dinas Kesehatan NTB, Nurhandini Eka Dewi.

“Kalau bicara kurang, jelas kita masih sangat kekurangan tenaga medis dokter untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB, Nurhandini Eka Dewi di Mataram, Kamis (16/2/2017).

Menurutnya, banyak Puskesmas yang tersebar di sejumlah kabupaten masih kekurangan bahkan belum memiliki tenaga medis dokter sehingga berdampak terhadap kurang maksimalnya pelayanan kesehatan kepada masyarakat

Ia menyebutkan, Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Bima misalnya terdapat lima Puskesmas yang belum memiliki dokter umum tetap sampai sekarang.

“Kalau disebutkan kekurangan dokter di NTB sekarang ini, rasionya, 1 berbanding 10 ribu dengan jumlah penduduk NTB sekarang yang mencapai 4,5 juta, jelas kita sangat kekurangan,” katanya.

Ditambahkan, untuk mengatasi kekurangan dokter umum di daerah terpencil tersebut, Kemenkes RI sendiri telah mengirimkan dokter dengan status Pegawai Tidak Tetap (PTT).

“Program Intensif Dokter Indonesia (PIDI) juga sangat membantu kekurangan dokter yang kita alami sekarang ini,” tutupnya.

Jurnalis: Turmuzi / Editor: Satmoko / Foto: Turmuzi

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.