Tiga Wilayah di Sulut Dilanda Banjir dan Longsor

228
MINGGU, 19 FEBRUARI 2017

MANADO — Satu Kabupaten dan Dua Kota di Sulawesi Utara (Sulut) hari ini dilanda banjir dan tanah longsor akibat hujan deras yang turun sejak pagi hingga malam, Minggu (19/2/2017). Data yang di terima Cendana News hingga pukul 20.00 WITA ketiga daerah tersebut yakni Kabupaten Minahasa, Kota Tomohon dan Manado.
Banjir di Desa Tounelet Minahasa
Kabid Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa, Meiske Kalalo mengatakan, daerah yang terkena banjir yaitu di Kecamatan Tondano di Kelurahan Tataaran, Kecamatan Remboken dan di Desa Tounelet, Kecamatan Sonder.
“Dari laporan yang masuk hasil survey tim reaksi cepat (TRC) BPBD Minahasa, lokasi yang terkena banjir di kecamatan Sonder Desa Tincep dan Tondano Selatan Desa Patar, juga sebagian pusat kota Tondano,” kata Meiske saat dihubungi Cendana News melalui telepon pada Minggu (19/2/2017).
Banjir di Kelurahan Walian Tomohon
Dia menjelaskan, selain banjir, Minahasa juga diterpa longsor di badan jalan raya Sonder Leilem sehingga akses masih tertutup dan saat ini masih proses pembersihan.
“Sudah ada satu eskavator di lokasi untuk membersihkan material longsor yang masuk ke badan jalan, dan hingga malam ini masih proses pembersihan,” ujarnya.
Sementara itu, di kota Tomohon banjir terjadi di Kelurahan Tumantang dan Kelurahan Walian, Kelurahan Langsot dan Kelurahan Matani. Sedangkan di kota Manado, banjir menggenangi rumah warga di Kelurahan Mahawu dan Kelurahan Bailang. 
Banjir di Mahawu Manado
Hingga kini banjir masih terjadi dan belum ada data yang pasti jumlah rumah warga yang terkena banjir, karena pihak BPBD masih melakukan pendataan di lapangan.

Jurnalis : Ishak Kusrant / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Istimewa

Baca Juga
Lihat juga...