Sebanyak 145 Koperasi Tidak Aktif Diberikan Waktu Sanggahan

RABU, 12 APRIL 2017

BALIKPAPAN — Sedikitnya 145 koperasi yang dinyatakan tidak aktif,  hingga Juni 2017 masih diberikan waktu sanggahan atau memberikan alasan apabila tidak ingin dibubarkan.  Semua koperasi tidak aktif itu sesuai dengan surat keputusan Menteri Koperasi UKM nomer 114 tahun 2016 akan dibubarkan. 

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Perindustrian Doortje Marpaung.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Perindustrian Doortje Marpaung menerangkan sejak dinyatakan tidak aktif hingga kini masih diberikan waktu pemberian sanggahan, namun hingga kini belum ada yang memberikan sanggahan atau argumen.

“Koperasi yang tidak aktif itu rata-rata koperasi simpan pinjam, selanjutnya usaha dagang,” terangnya Rabu, (12/4/2017).

Dijelaskannya, pembubaran koperasi yakni sanksi bagi koperasi yang tidak aktif. Kementerian inginkan koperasi yang berkualitas.

“Artinya kualitas secara badan hukum, aktif melakukan kegiatan, pada saat pembinaan dan pelatihan juga aktif,” sebut perempuan yang pernah menjabat sebagai Kabag Humas Pemkot Balikpapan.

Diketahui, jumlah koperasi di Balikpapan saat ini sebanyak 500-an unit, dari jumlah itu 145 koperasi sudah dinyatakan tidak aktif. Sehingga sisanya ada 399 koperasi aktif.

Doortje menambahkan bagi masyarakat yang ingin membuka koperasi persyaratannya harus dapat dipenuhi, kemudian daftar ke kementerian koperasi melalui online data sistem. Karena semua semua izin dari kementerian.

“Harapannya bagi yang berniat buka koperasi dapat bertahan lama, dengan melibatkan anggota koperasi dalam setiap kegiatan,” pungkasnya.

Jurnalis: Ferry Cahyanti/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto: Ferry Cahyanti
   
Source: CendanaNews

Lihat juga...