125 Rumah Warga di Balikpapan Terendam Banjir

159

SENIN, 8 MEI 2017
 
BALIKPAPAN — Ratusan rumah warga di Jalan Beller RT 31 Kelurahan Damai, Kota Balikpapan hingga kini masih terendam banjir akibat hujan yang terjadi pada Minggu malam (7/5) pukul 19.00 WITA. Banjir mulai terjadi pukul 23.00 WITA dan air memasuki rumah warga hingga kini.

Rumah warga terendam banjir di kawasan Jalan Beller Kelurahan Damai, Kota Balikpapan. 

Menurut keterangan warga RT 31, Wati, banjir yang ada di Jalan Beller ini menjadi langganan setiap hujan deras sehingga harus selalu mengantisipasi. “Warga di sini setahu saya nggak ada yang ngungsi, karena sudah langganan,” katanya saat ditemui di sela-sela aktivitasnya, Senin (8/5/2017).

Ia mengatakan, apabila banjir terjadi, akan surut cepat, namun sudah sejak semalam hingga kini belum surut.

Terpisah, Bhabinkamtibmas Kelurahan Damai, Suprapto, menjelaskan, sejak banjir terjadi pihak kepolisian bersama Kodim dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah sudah siaga hingga nanti banjir surut.

Rumah warga yang masih terendam banjir.

“Banjir mulai terjadi sekitar pukul 23.00 WITA Minggu (7/5), ada 125 rumah yang ditinggali 300 Kepala Keluarga,” sebutnya saat di lokasi banjir di Jalan Beller.

Dikatakan Suprapto, selama banjir terjadi warga belum ada yang mengungsi karena mereka bangun rumahnya bertingkat sehingga mengungsi di rumah sendiri di lantai atas.

Petugas SAR sibuk mengevakuasi warga.

“Sementara belum ada laporan kerugian material. Ada yang terendam dan hingga kini nunggu air surut. Warga pun masih menunggu air surut,” tandasnya.

Sementara itu, sejak Minggu malam (7/5) Petugas Siaga Komunikasi Basarnas Balikpapan menerima sejumlah laporan akibat dampak hujan  deras yang mengakibatkan terjadinya banjir di beberapa wilayah di Kota Balikpapan.

Aparat siaga di lokasi banjir.

Tim Basarnas sempat menerima laporan pada pukul 22.20 ada ibu yang terjebak di dalam kendaraan akibat banjir dan membuat korban lemas serta panik. Korban lemas tersebut dilaporkan telah dibawa ke rumah sakit daerah Gunung Malang.

Jurnalis: Ferry Cahyanti / Editor: Satmoko / Foto: Ferry Cahyanti

Source: CendanaNews

Komentar