Banyaknya Kendaraan Plat Luar Daerah Dinilai Rugikan PAD NTB

68

SELASA, 16 MEI 2017

MATARAM — Banyaknya masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang memiliki kendaraan roda dua dan empat berplat luar daerah yang belum melakukan balik nama atau mutasi, mengakibatkan potensi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) NTB menguap begitu saja.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pembinaan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) NTB, Muhammad Ihwan

“Dengan banyaknya kendaraan berplat luar daerah yang belum balik nama dengan plat NTB, jelas kita sangat dirugikan secara ekonomi, karena pajak dari kendaraan tersebut disetorkan di daerah asal tempat dibeli,” kata Kabid Pengendalian dan Pembinaan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) NTB, Muhammad Ihwan di Mataram, Selasa (16/5/2017).

Selain itu, akibat banyak kendaraan berplat luar daerah yang belum balik nama tersebut mengakibatkan ruas jalan Provinsi maupun Kabupaten Kota cepat mengalami kerusakan. Hal ini dinilai tidak adil karena yang menikmati keuntungan dari pajak daerah lain, sementara NTB tidak mendapatkan apa – apa  dan menanggung kerugian berupa kerusakan jalan dan kerugian secara ekonomi.

“Kalau dihitung dengan jumlah kendaraan yang telah didata Dispenda NTB yang mencapai tujuh ribu kendaraan roda dua dan empat, setiap tahun kita kehilangan potensi sumber PAD dari pajak kendaraan berplat luar daerah mencapai miliaran rupiah,” katanya.

Untuk itulah, Ihwan menegaskan, mulai tahun 2017 pihaknya gencar melakukan pendataan kendaraan roda dua maupun roda empat luar daerah NTB, baik dengan menggelar Operasi Gabungan maupun melakukan pemeriksaan di setiap pintu masuk pelabuhan.

Ia juga mengimbau masyarakat yang memiliki kendaraan luar daerah segera melakukan proses balik nama atau mutasi, karena tidak adil bayar di luar, beroprasi di NTB.

Jurnalis : Turmuzi / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Turmuzi

Source: CendanaNews

Komentar