Dispenda NTB Ancam Pidanakan Pemilik Kendaraan Berplat Luar Daerah

102

SELASA, 16 MEI 2017

MATARAM — Kepala Bidang Pengendalian dan Pembinaan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Ihwan mengancam akan mempidanakan setiap pemilik kendaraan atau perusahaan yang tidak mau melakukan balik nama kendaraannya yang berplat luar daerah.

Petugas dari Dinas Pendapatan NTB saat melakukan operasi gabungan kendaraan berplat luar daerah NTB di jalan Sayang – Sayang Kota Mataram

“Mengimbau kepada setiap masyarakat yang  memiliki kendaraan berplat luar daerah NTB untuk melakukan balik nama, kalau tidak akan kami pidanakan,” kata Ihwan saat memimpin Operasi Gabungan kendaraan berplat luar daerah di jalan Sayang-Sayang Kota Mataram, Selasa (16/5/2017).

Ia mengatakan, pemilik kendaraan berplat luar daerah NTB yang belum melakukan balik nama diberikan waktu selama tiga bulan untuk mengurus kendaraannya, semenjak Opgab dilakukan.

Dijelaskan, dari tujuh ribu kendaraan roda dua dan empat yang telah didata, baru 1.500 yang melakukan proses balik nama kendaraan dari plat luar daerah dengan plat NTB.

Untuk memperkuat dan mengatur terkait kendaraan berplat luar daerah, jelas Ihwan, Pemda NTB juga sedang merampungkan rancangan Peraturan Daerah tentang pajak daerah yang sedang dibahas DPRD NTB.

“Dalam rancangan Perda tersebut, diatur salah objek pajak adalah kendaraan plat luar daerah, termasuk juga sanksi dan pidana bagi yang pemilik kendaraan atau perusahaan yang melanggar,” sebutnya.

Petugas dari Dinas Pendapatan NTB saat melakukan operasi gabungan kendaraan berplat luar daerah NTB di jalan Sayang – Sayang Kota Mataram

Program pendataan kendaraan berplat luar yang beroprasi di NTB sendiri akan terus dilakukan, jangan sampai semaunya, terutama kendaraan penumpang hingga perusahaan perhotelan yang memakai kendaraan plat luar daerah.

Lebih lanjut ia menambahkan, kalau pihak Dispenda juga telah menyurati perusahaan dan BUMN supaya patuh dengan aturan yang ada.

Jurnalis : Turmuzi / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Turmuzi

Source: CendanaNews

Komentar