Emzalmi Daftar jadi Orang Nomor Satu di Padang

94

SENIN, 15 MEI 2017

PADANG — Wakil Wali Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, Emzalmi, mendaftarkan diri untuk menjadi calon wali kota Padang periode 2018-2023 ke DPW Nasdem Sumbar, sore ini. Pendaftaran Emzalmi ke partai politik ini, merupakan penerimaan perdana pendaftaran calon wali kota ke Partai Nasdem.

Ketua DPW Nasdem Sumbar, Syamsu Rahim (kiri) menerima berkas pendaftaran dari Emzalmi.

Emzalmi menegaskan, kedatangan dirinya ke Partai Nasdem untuk mendaftarkan diri menjadi calon wali kota dan bukan sebagai wakil wali kota. Ia menyatakan, alasan memilih Partai Nasdem, karena Nasdem telah membuka penjaringan wali kota dan wakil wali kota Padang, sejak 21 April hingga 22 Mei 2017.

“Hari ini, saya pun memenuhi keinginan saya dan pendukung saya untuk mendaftarkan diri ke Partai Nasdem. Bagi saya, jika masyarakat mendukung, saya siap maju,” ujarnya, Senin (15/5/2017).

Di sisi lain, ia menyatakan, kendati ada keinginan menjadi orang nomor satu di Kota Padang, ia berharap setelah ada sistem penjaringan, orang yang mewakili dirinya juga memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi, bisa memposisikan diri menjadi seorang pengusaha sehingga Kota Padang bisa lebih maju.

Sementara itu, Ketua DPW Nasdem Sumbar, Syamsu Rahim mengatakan, dalam penerimaan pendaftaran calon wali kota ini, Nasdem berkomitmen tidak ada mahar dalam pendaftaran tersebut. Namun, dengan telah mendaftarnya Emzalmi ke Nasdem, maka calon yang nanti diusung oleh Nasdem, akan menjadi tim dan turut mendukung Emzalmi.

“Dalam Pilkada 2018 ini, Partai Nasdem terbuka untuk berkoalisi,” katanya.

Ia menegaskan, Partai Nasdem mempunyai prinsip yakni mencari putra terbaik untuk dijadikan pemimpin, baik itu dari internal partai maupun dari eksternal.

Untuk diketahui, Emzalmi kini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Padang sementara Wali Kota Padang ialah Mahyeldi. Kemenangan Mahyeldi-Emzalmi pada Pilkada 2014 lalu. Ketika itu, Mahyeldi-Emzalmi head to head dengan Calon Wali Kota Padang Desri Ayunda dan Calon Wakil Wali Kota Padang James yang kini menjadi dekan di Universitas Andalas Padang.

Sementara untuk Mahyeldi, yang berasal dari partai PKS, hingga kini belum ada kabar apakah akan melanjutkan memimpin Kota Padang pada periode berikutnya melalui Pilkada serentak 2018 mendatang. Mahyeldi juga banyak disebut-sebut, sangat kuat menduduki kembali kursi Wali Kota Padang periode 2018-2023 tersebut. 

Jurnalis: Muhammad Noli Hendra / Editor: Satmoko / Foto: Muhammad Noli Hendra

Source: CendanaNews

Komentar