Jelang Ramadan, Pedagang Pasar Banjar Keluhkan Kenaikan Harga Bawang Putih

91

MINGGU, 14 MEI 2017

BANJAR : Sejumlah pedagang di Pasar Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, mengeluhkan kenaikan harga bawang putih, yang menyebabkan turunnya omzet penjualan. 

Seorang pedagang sayuran mempeerlihatkan bawang putih di Pasar Banjar.

Salah seorang pedagang sayuran di Pasar Banjar, Uju, Minggu (14/05), mengatakan kenaikan harga bawang putih di pasaran meningkat hampir mencapai 100 % dari harga sebelumnya yakni  sekitar Rp28.000 ribu, saat ini harga bumbu dapur tersebut tembus harga Rp42.000 ribu, per kilogramnya.

“Harga bawang putih mengalami kenaikan, dari yang sebelumnya sekitar Rp 28.000 ribu, menjadi Rp42.000 ribu. Kenaikan komoditas itu menyebabkan permintaan sedikit dan pembeli sepi,” kata Uju

Menurut Uju, kenaikan ini sudah terjadi selama dua minggu terakhir ini, namun memang kenaikannya secara bertahap. Kenaikan harga ini dipicu mulai berkurangnya pasokan dari petani ke pedagang. Ia menilai kenaikan akan terus terjadi sampai masa panen tiba, hingga Ramadan nanti.

Uju, mengatakan sejak harga bawang putih mengalami kenaikan, pihaknya mengaku mengalami penurunan omzet jumlah pembeli sekitar 30 persen.

“Pembeli bawang putih sekarang berkurang, ibu rumah tangga menghemat pengeluaran mereka, apalagi menjelang ramadhan seperti sekarang ini” ungkap Uju.

Sementara pedagang lainnya, Dede, juga mengeluhkan atas kenaikan harga jual bawang putih. Senasib dengan Uju, semenjak harga bawang putih melonjak penjualan pun berkurang.

“Ya biasanya pada beli sekilo ini jadi seperempat. Malah ada yang tidak jadi beli karena kemahalan,” ujar Dede.

Dede, berharap kenaikan harga yang terjadi pada bawang putih ini tidak berlangsung lama sehingga penjualannya bisa kembali normal.

Jurnalis: Baehaki Efendi/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto: Baehaki Efendi
Source: CendanaNews

Komentar