Panen Perdana, Titiek Soeharto Apresiasi Keberhasilan Pokdakan Tirtonadi

113

JUMAT, 5 MEI 2017

KULONPROGO — Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto SE, didaulat melakukan pemanenan perdana ikan nila, yang merupakan hasil budidaya Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Tirtonadi, dusun Kalipenten, desa Kaliagung, Kecamatan Sentolo, Kulonprogo, Jumat (5/5/2017). 

Titiek Soeharto saat melakukan pemanenan perdana di Pokdakan Tirtonadi

Datang dalam agenda Temu Lapang bersama warga, Titiek Soeharto mengapresiasi keberhasilan Pokdakan Tirtonadi yang mampu mengelola sekaligus mengembangkan bantuan sarana dan prasarana perikanan yang diberikan saat kunjungan akhir 2016 lalu.

Titiek Soeharto sendiri berharap usaha budidaya ikan nila di dusun Kalipenten, yang dikelola Pokdakan Tirtonadi terus dikembangkan, sehingga dapat memberikan keuntungan sekaligus mensejahterakan masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan itu, Titiek Soeharto menjelaskan, berhasil atau tidaknya pengembangan budidaya perikanan sangat tergantung pada kualitas benih yang ditebar. Benih unggul dinilai menjadi penentu mutlak agar petani dapat memperoleh hasil panen ikan secara maksimal.

“Belum maksimal pengembangan budidaya perikanan di Indonesia disebabkan karena sejumlah persoalan. Mulai dari tingkat produksi benih yang terbatas, kualitas benih yang belum baik, kurangnya penanganan soal hama penyakit, alih teknologi terapan yang belum berjalan, hingga masih rendahnya kualitas SDM petani yang ada,” katanya.

Padahal, lanjut Titiek, usaha budidaya perikanan memiliki prospek yang sangat baik. Selain hanya membutuhkan waktu produksi cukup singkat sekitar 30 hingga 60 hari, usaha budidaya perikanan juga memiliki keuntungan menggiurkan mencapai 40 hingga 50 persen.

“Pasar budidaya perikanan air tawar juga masih sangat terbuka. Karena hasil produksi belum mampu mencukupi kebutuhan yang ada. Sehingga memang kelompok pembudidaya ikan harus terus didorong dan dibantu, yang diikuti dengan peningkatan kemampuan baik soal managemen maupun pemasaran,” jelasnya.

Titiek Soeharto saat melakukan pemanenan perdana di Pokdakan Tirtonadi

Tak sekedar mendorong dan menyemangati para pembudidaya ikan, Titiek Soeharto juga mendorong ibu-ibu di dusun Kalipenten agar dapat mengolah hasil budidaya perikanan menjadi makanan yang memiliki nilai tambah atau pasca panen.

“Ibu-ibu disini juga harus bisa mengolah hasil panen ikan nila menjadi produk makanan olahan seperti kerupuk ikan, dendeng ikan dan sebagainya. Jangan hanya menjual ikan kiloan saja. Akan kita bantu,” tuturnya.

Jurnalis : Jatmika H Kusmargana / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Jatmika H Kusmargana

Source: CendanaNews

Komentar