Umat Budha Rayakan Waisak di Vihara Dharma Sasana

107

KAMIS, 11 MEI 2017

LAMPUNG — Puluhan umat Budha merayakan Hari Waisak ke-2561, di Vihara Dharma Sasana, Jalan Pratu M.Yusuf Nomor 98 Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. Dalam kesempatan itu, umat Budha menggelar ritual pembacaan Paritta Suci sebagai bagian dari upacara Trisuci Waisak. 

Gunawan Salim, Kepala Vihara Dharma Sasana  (baju kuning) dan umat Budha Kalianda.

Menurut Gunawan Salim selaku Kepala Vihara Dharma Sasana Kalianda, kegiatan perayaan hari suci Waisak diselenggarakan di vihara tersebut selanjutnya umat akan melakukan kunjungan ke vihara Tanjungbintang dan Vihara Rawaselapan untuk melakukan silaturahmi.

Gunawan menyebut, perayaan Waisak memperingati tiga peristiwa penting yang semuanya terjadi di bulan Vesakha dan pada waktu yang sama yaitu tepat saat bulan purnama. Tiga peristiwa penting itu adalah kelahiran Pangeran Sidharta, pencapaian penerangan sempurna, pencapaian Parinibbana. Perayaan Waisak tahun ini diakuinya diikuti oleh kaum muda hingga kaum tua yang mengawali perayaan Waisak dengan doa-doa bersama.

Ia menyebut, Waisak sebagai sebuah hari raya agama Budha bisa memberikan contoh yang positif kepada setiap orang. Contoh positif yang diteladani adalah pengembangan cinta kasih kepada setiap makhluk hidup. Wujudnya bisa berupa berdana, membantu mereka yang membutuhkan mendonorkan darah, menjaga lingkungan sekitar dengan hidup sederhana atau perbuatan-perbuatan baik lainnya.

Umat Budha merayakan Waisak.

Satu harapan besar dari Hari Waisak tersebut adalah bahwa setiap manusia diharapkan dapat merenungi segala perbuatannya dan setiap saat selalu hidup dengan rasa cinta kasih tanpa kebencian, seperti yang tertulis di dalam Dhammapada.

“Kebencian tidak akan selesai jika dibalas dengan kebencian, tetapi hanya dengan memaafkan dan cinta kasihlah maka kebencian akan lenyap,” ungkap Gunawan.

Sebagai bentuk saling memaafkan dan menghilangkan kebencian, seluruh umat Budha yang merayakan Waisak pada Kamis (11/5) seusai melakukan puja atau doa bersama, umat saling bersalaman dengan sesama umat Budha di Kalianda dan mengunjungi puluhan keluarga yang ada di wilayah tersebut. Selanjutnya, umat makan bersama di halaman Vihara sebagai ucapan syukur dan melanjutkan kunjungan atau silaturahmi ke wilayah Rawa Selapan Kecamatan Candipuro yang juga merayakan Waisak.

Suasana perayaan Waisak di Vihara Dharma Sasana Kalianda.

Salah satu umat Budha di Kalianda, Hartono menyebut, kegiatan Waisak merupakan hari raya untuk saling berkunjung dan mempererat persaudaraan antar umat Budha sehingga tercipta rasa solidaritas umat. Di wilayah pedesaan di Rawa Selapan, tradisi seperti di Kalianda juga akan diisi dengan kegiatan berkunjung dari rumah ke rumah umat Budha di wilayah tersebut.

Jurnalis: Henk Widi / Editor: Satmoko / Foto: Henk Widi

Source: CendanaNews

Komentar