hut

Biak Belum Siap Terapkan Full Day School

BIAK — Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua, belum siap menerapkan sistem program “full day school” yang ditetapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) karena keterbatasan tenaga guru.

“Kabupaten Biak Numfor tidak termasuk dalam program ‘full day school’ yang diterapkan pemerintah pada ratusan sekolah percontohan tahun ajaran 2017-2018, ya kebijakan ini tidak dapat disamaratakan karena daerah masih banyak kendala dalam pengelolaan pendidikan,” kata Bupati Biak Numfor Thomas Ondy di Biak, Senin.

Ia menyebutkan, saat ini pemerintah melalui Kemendikbud akan melaksanakan program sekolah percontohan “Full Day School” bertujuan untuk meningkatkan Pendidikan Penguatan Karakter (PPK), tetapi Kabupaten Biak Numfor belum masuk dalam kota percontohan.

Untuk penerapan program tersebut, menurut Bupati Thomas, dibutuhkan sarana dan prasarana sekolah yang memadai serta kesiapan tenaga sumber daya manusia guru sebagai ujung tombak pelaksanaan proses belajar mengajar di sekolah.

“Sampai saat ini masalah fasilitas pendukung program di sekolah belum mendukung karena penerapan program sekolah sehari penuh hanya bisa dilakukan jika fasilitas telah terpenuhi secara baik,” ungkap Bupati Thomas Ondy.

Bupati Thomas Ondy berharap, Kemendikbud meninjau kembali kebijakan “ful day school” karena tidak cocok dengan karakteristik daerah tertentu.

Keinginan Kemendikbud untuk pelaksanaan sekolah penuh lima hari, lanjut Bupati Thomas, sebaiknya tidak dipaksakan pada semua sekolah.

“Sebagai contoh siswa di berbagai kampung Biak ketika pergi ke sekolah harus jalan kaki belasan kilometer, ya jika siswa selama delapan jam berada di sekolah pulang hingga larut malam ke rumah setiap harinya,” ujarnya.

Berdasarkan data jumlah sekolah dasar di Biak sebanyak 163 sekolah, SMP sebanyak 56 buah serta SMA 10 buah dan SMK sebanyak tujuh sekolah.

Berbagai siswa SD hingga SMP dan SMA di berbagai kampung terpencil harus berjalan kaki untuk menuju sekolah karena terbatas akses transportasi menuju ke sekolah (Ant/Foto:Dokumentasi CDN)

Lihat juga...