hut

Susi Pudjiastuti Bantah Lakukan Kebohongan Publik Terkait Potensi Ikan Nasional

JAKARTA — Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti menyesalkan adanya pernyataan atau pendapat dari pihak-pihak tertentu yang menyebutkan bahwa diduga Kementrian KKP selama ini telah melakukan pembohongan publik terkait dengan kebenaran atau akurasi data terkait dengan potensi Sumber Daya Ikan (SDI).

Sebelumnya diberitakan, ada beberapa pejabat maupun politisi yang selama ini terkesan cenderung meragukan alias tidak percaya dengan laporan potensi SDI yang disampaikan oleh Kementrian KKP. Terutama laporan yang disampaikan semasa kepemimpinan Menteri KKP Susi Pudjiastuti yang sudah berjalan selama 2 tahun belakangan ini.

Susi Pudjiastuti membantah keras terkait dengan pernyataan yang menurutnya sangat tidak berdasar dan jauh dari kebenaran. Susi Pudjiastuti mengaku prihatin dengan merebaknya kabar yang tidak benar, padahal menurut Susi Pudjiastuti semestinya khabar tersebut harus diklarifikasi dulu kebenarannya sebelum disebarluaskan kepada publik dan masyarakat luas.

Padahal Kementerian KKP tidak sendirian dalam menghitung jumlah potensi SDI di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) Republik Indonesia. Kementrian KKP selama ini selalu menggandeng beberapa pihak terkait yang memiliki kapasitas dan otoritas di bidangnya masing-masing dalam menghitung potensi SDI sejak beberapa tahun belakangan ini.

Kementrian KKP telah menggandeng beberapa institusi atau pihak tertentu terkait dengan penghitungan potensi SDI, masing-masing di antaranya adalah Badan Pusat Statistik (BPS), Komisi Nasional Pengkajian Stok Ikan (Komnaskajiskan), Perguruan Tinggi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan tentu saja juga menularkan sejumlah peneliti dari Kementrian KKP Republik Indonesia.

Menteri KKP Susi Pudjiastuti mengatakan prihatin dan menyesalkan terkait adanya pernyataan atau penilaian negatif pihak tertentu yang meragukan kebenaran laporan Kementrian KKP terkait potensi ikan nasional, bahkan mereka cenderung berpendapat bahwa laporan potensi ikan yang dirilis Kementrian KKP tersebut merupakan suatu kebohongan besar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Susi Pudjiastuti juga menambahkan bahwa dirinya saat ini masih menjabat sebagai salah satu pejabat publik atau pejabat negara setingkat menteri. Susi Pudjiastuti sebelumnya telah menjalani fit and proper test dan diambil sumpah jabatannya. Sehingga tidak mungkin melakukan hal-hal yang tidak profesional atau membuat pernyataan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Kalau misalnya masih ada pihak-pihak tertentu yang meragukan terkait dengan laporan atau data-data yang dirilis oleh Kementrian KKP, silakan saja konfirmasi langsung dengan saya atau bisa melalui Kementrian KKP, nanti akan kita jelaskan secara detial bagaimana sebenarnya proses atau mekanisme penghitungan potensi ikan dari tahun ke tahun, jadi supaya ke depan tidak akan ada lagi fitnah atau prasangka yang tidak benar,” kata Menteri KKP Susi Pudjiastuti di Kantor Kementrian KKP, Senin (19/6/2017). (Eko Sulestyono)

 

Lihat juga...