hut

Angkasa Pura I Gelontorkan Rp895 Juta untuk 19 UKM Balikpapan

BALIKPAPAN –— Guna membantu kelancaran usaha UKM dalam mecari modal, PT Angkasa Pura I Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan hari ini menyalurkan dana segar bagi pelaku usaha di kota minyak. Hingga semester I/2017 bantuan yang sudah digelontorkan sebesar Rp895 juta yang diberikan kepada 19 UKM.

Pada triwulan II/2017 bantuan pinjaman kemitraan diberikan kepada 11 ukm dengan jumlah bantuan modal sebesar Rp585 juta. Adapun jenis usaha dari UKM itu diantaranya 2 sektor industri bakeri, 6 sektor jasa, 2 sektor perdagangan dan 1 ukm bergerak di peternakan.

GM PT Angkasa Pura I Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Pujiono mengungkapkan dalam penyaluran bantuan modal usaha UKM untuk mengembangkan usahanya lebih maju dan membuka lapangan kerja baru sesuai dengan program pemerintah.

“Semoga penyaluran bantuan modal ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan mengembangkan usahanya lebih maju lagi, dan bisa membuka lapangan pekerjaan baru. Dibukanya lapangan pekerjaan baru maka mengurangi angka pengangguran, sesuai dengan program pemerintah,” ucapnya saat penyerahan pinjaman kemitraan kepada pelaku usaha di Balikpapan, Kamis (27/7/2017).

Menurutnya, dalam pemberian pinjaman modal usaha ini diperlukan kepercayaan sehingga pelaku usaha harus mampu memperhitungkan juga bagaimana metode pengembaliannya dan cara pelaku usaha mengembangkan bisnisnya.

“Dalam pemberian bantuan pinjaman diperlukan kepercayaan dan pelaku usaha harus memanfaatkan dengan baik modal usaha yang diberikan,” tandasnya.

Sementara itu, Mukamar salah satu penerima pinjaman kemitraan mengapresiasi program pinjaman kemitraan yang diberikan pelaku usaha.

“Yang pasti saya senang ada modal usaha yang bisa membantu kelancaran usaha. Bantuan ini akan saya beli alat-alat pendukung bisnis saya karena saya kan bergerak di bidang angkutan,” katanya.

Pria yang sudah memiliki usaha di sektor jasa sejak tahun 2002 ini mengaku, usaha yang dijalaninya setiap tahun berkembang dan permintaan pengangkutan batu bata dan pasir juga bertambah.

“Saat ini yang dimiliki ada dua mobil angkutan pasir dan batu bata. Nanti bantuan modal usaha ini saya belikan mobil angkutan sebagai uang muka, dan saya juga sudah hitung lagi ke depannya,” imbuhnya.

Mukamar menambahkan melalui program pinjaman kemitraan ini pihaknya mendapatkan bantuan modal usaha Rp40 juta.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!