HANI 2017 di TMII Berlangsung Meriah

JAKARTA – Drama musikal bertajuk ‘Stop Narkoba, Bangkit untuk Indonesia’ dan penampilan Slank, memeriahkan peringangatan Hari Anti Narkoba International (HANI) 2017 di Plaza Tugu Api Pancasila, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur, Kamis (13/7/2017).

Tampak tenda besar terpampang di tengah Plaza Tugu Api Pancasila. Tenda itu didominasi warna merah dan putih layaknya warna bendera Indonesia. Tamu undangan pun dibagi menjadi tamu VIP danVVIP. Para tamu diharuskan melewati penjagaan dari pintu metal detector serta pemeriksaan fisik.

Personel berkostum hitam-hitam dilengkapi senjata api laras panjang disiagakan mengelilingi Plaza Tugu Api Pancasila. Pasukan kuda berkustom merah pun berbaris rapi di tepi Plaza Tugu Api Pancasila mengarah ke gerbang utama TMII.

Tampak hadir Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Hak Azasi Manusia (Menkopolhukam) Wiranto, Kepala Badan Narkotik Nasional (BNN) Budi Waseso, Wakil Kepala Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Saut Situmorang, dan para tokoh lainnya.

Peringatan HANI 2017 bertajuk ‘Peran Aktif dan Pendayagunaan Seluruh Komponen dan Potensi Bangsa Dalam Menghadapi Keadaan Darurat Narkoba Menuju Indonesia yang Sehat’, ini dihadiri sekitar 300 undangan.

Tampak hadir pula Panglima TNI Gatot Nurmayanto, Ketua DPD RI, Usman Sapta, Duta Besar Negara sahabat, komunitas, siswa SMA dan SMP, serta masyarakat.

Sebagai pembuka, lagu ‘Alusi Au’ persembahan musik panti rehabilitasi narkoba kulintang rehabilitas Liddo, Sukabumi, Jawa Barat, memberi kemeriahan tersendiri. Begitu juga lagu ‘Pancasila Rumah Kita’, yang dibawakan paduan suara mahasiswa Universitas Harapan Kita, menambah kesyahduan hati.

Lagu ‘Indonesia Raya’ lebih menyentuh hati atas kecintaan pada Indonesia, ‘Tanah Airku,  Tanah tumpah darahku’. Semua tamu berdiri menyanyikan lagu ini dengan penuh khikmah.

Berlanjut dengan lantunan doa bermunajat kepada Allah SWT, agar Indonesia terlepas dari darurat narkoba. Di ujung acara HANI 2017, ini dimeriahkan dengan drama musikal ‘Stop Narkoba, Bangkit untuk Indonesia’ persembahan Studio 26 Artis Bela Negara, dengan  penulis naskah, Endang Ekawati.

Dalam tampilan drama itu, para pelajar SD saat istirahat ditawari permen gratis oleh sang penjual asongan. “Hai.. Adik-adik, kemari ngumpul-ngumpul. Ini ada permen lolly pop baru, mau tidak? Sekarang gratis dulu, tapi ingat jangan lupa besok harus bayar dan ajak teman-teman kalian sebanyak mungkin, ya! Siapa yang mau coba, pasti ketagihan,” rayu penjual berbadan gempal, itu.

“Ahh… nggak mau, kata ibuku harus hati-hati kalau beli jajanan, nanti narkoba! Teman-teman, ayuk kabur!” seru salah seorang siswa sambil berlari bersama temannya.

Tampilan lainnya adalah suasana perumahan yang hiruk-pikuk dengan kegiatan masyarakatnya. Ada yang sibuk memasarkan sayuran dengan memikulnya sambil teriak, “yur..sayur…belanja, Bu! Sayur…,” ujar pemeran penjual sayur.

Di sudut lain, tampak tiga anak muda sedang teler terpengaruh narkoba. “Bro… barang baru ini, jenis baru abisin, ya? Dahsyat, cobain ya?,” ujar seorang pria merayu temannya. “Gila Lo, mau jadi apa masih muda hidup Lo masih panjang tahu! ” jawab temannya, itu.

Tak lama, aparat kepolisian menangkap para pemuda yang teler itu.”Jangan bergerak!” begitu seruan aparat berseragam hitam-hitam. “Ini, ini biang keroknya yang bikin anak muda hancur masa depannya. Kita harus waspada, lingkungan kita harus bersih narkoba,” ujar salah satu pemeran Ketua RW, dalam musikal itu.

Para pecandu yang tertangkap itu pun digiring aparat dengan dalih akan direhabilitasi, agar kembali pulih menjadi pemuda lebih baik.

Drama ini pun dimeriahkan dengan nyanyian, ‘Ku disini, kau di sana tak menghalangi langkah kita. Dalam derap langkah bersama, satukan jiwa dan hati. Berpegang tangan dalam tugas yang sama dan tunjukkan kepada dunia. Kita bisa, kita pasti bisa, kita lawan perangi narkoba. Kita bisa yang terdepan untuk generasi kita. Jadi relawan anti narkoba’.

Itulah syair lagu yang dipadukan gerak tubuh para penari hingga membuat para tamu terpukau.

Sementara, Lagu Mars BNN menjadi penghujung acara HANI 2017, semua yang hadirin  turut menyanyikan, ‘Narkoba adalah musuh negara, musuh rakyat, musuh kita semua. Marilah, kita berani, marilah kita berantas sampai ke akar-akarnya. Jadikan Indonesia yang bebas dari jeratan narkoba.’ Itulah bait lagu Mars BNN.

Dengan demikian, maka berakhirlah peringatan puncak HANI 2017. Selanjutnya Menkopolhukam Wiranto, Kepala BNN Budi Waseso, Panglima TNI Gatot Nurmayanto, para tokoh dan undangan meninjau area Stand BNN.

Sementara mereka mengunjungi Stand BNN, kemeriahan panggung tersuguhi lagu baru Slank,  ‘Ke mana Aja Lo, Hari Gini Masih Giting!’. Sontak para pelajar bahkan ibu-ibu dan bapak-bapak juga turut hanyut berdendang dengan mengangkat tangan.

Lagu baru lainnya yang cukup menggugah semangat berjuang melawan narkoba, adalah ‘Nikmati Nge-Rock. “Ini lagu baru dari rangkaian lagu Kepala Peang,” kata Kaka Slank.

Lantunan lagunya, “Para koruptor di zaman mereka, mau langsung di dor, jangan dibela-bela’. Itulah sebait lagu berjudul Rock yang dilantunkan Kaka Slank.

Lihat juga...