hut

Kepala Staf Angkatan Darat Resmikan RS Ridwan Meuraksa

JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Mulyono, meresmikan Rumah Sakit Tingkat II Ridwan Meuraksa di Jalan Raya Taman Mini, Kecamatan Pinang Ranti, Jakarta Timur, dengan ditandai pemencetan sirine, Rabu (26/7/2017).

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono pada peresmian Rumah Sakit Tingkat II Ridwan Meuraksa di Jalan Raya Taman Mini, Pinang Ranti, Jakarta Timir, Rabu (26/7/2017). -Foto: Sri Sugiarti

Dalam sambutannya, Jenderal Mulyono bercerita ihwal proses mengapa RS. Ridwan Meuraksa ada di Pinang Ranti, Jakarta Timur ini. Menurutnya, proses pemindahan RS yang sebelumnya ada di Jalan Kramat Raya Nomor 17A, Jakarta Pusat itu melalui proses panjang.

“Saya tahu, karena awal proses ini waktu itu saya  menjabat sebagai Pangdam Jaya. Saya bangga, karena rumah sakit ini terwujud. Karena kalau tidak terwujud, ini juga salah saya. Tapi, ternyata pengganti-pengganti saya hingga terakhir Pak Jaswandi mewujudkannya,” ujar Mulyono.

Mulyono berkisah lagi, bahwa rumah sakit ini berdiri berkat perjuangan empat Pangdam, yaitu dirinya, Mayjen TNI Agus Sutomo, Mayjen TNI Edy Rahmayadi, dan Mayjen TNI Jaswandi. “Yang gongnya adalah Pak Jaswandi. Selamat, Pak Jaswandi,” ucapnya.

Mulyono menyampaikan, proses pembangunan ramah sakit ini juga tidak mudah. Dirinya juga mengaku kerap berkunjung ke Rumah Sakit Ridwan Meuraksa yang berada di daerah Salemba, Jakarta Pusat. “Waktu saya jadi Pangdam, sering ke rumah sakit itu dengan bersepeda. Pukul 06.00 pagi saya sudah rumah sakit. Saya blusukan di sana, seolah-olah saya ini pasien. Saya tanya-tanya pasien, petugas, dan lainnya,” ujarnya.

Ternyata, kata Mulyono, dari kunjungannya itu banyak hal yang dapat diperhatikan, baik dari aspek pelayanan, aspek kesiagaan, dan aspek kelayakan rumah sakit tersebut, karena memang usianya sudah tua. Tetapi, tuntutan dari pelayanan sangat tinggi dan jumlah pasien juga sangat besar. Hingga akhirnya, ada gagasan untuk memindahkan rumah sakit ini.

“Proses untuk mencari lokasi pemindahan rumah sakit ini pun tidak gampang, cukup menguras energi untuk kita membebaskan lahan ini,” ungkap Mulyono.

Meskipun prosesnya panjang, Mulyono merasa bersyukur hingga akhirnya pada 26 Juli 2017 ini, Rumah Sakit Ridwan Meuraksa bisa diresmikan. “Alhamdulilah dengan kerja keras kita semua akhirnya rumah sakit ini bisa diwujudkan,” ucapnya.

Pada kesempatan ini, Mulyono kembali  bercerita, pada awal sebelum rumah sakit ini diresmikan. Dirinya mengaku menyempatkan diri untuk mengunjunginya terlebih dulu. Dengan begitu, ia dapat melihat langsung kondisi rumah sakit yang baru ini.

Dari pantauan Mulyono, rumah sakit ini begitu megah dan ruangannya sangat lengkap. Namun demikian, kata dia lagi, meskipun banyak ruangan yang sudah dirancang, tetapi fasilitas tidak memadai.

“Waktu itu kebetulan saya jadi Kepala Staf Angkatan Darat, saya berpikir bagaimana saya bisa melengkapi gedung ini. Gedung begitu megah, tetapi fasilitas alat kesehatan sangat terbatas,” kata Mulyono.

Mulyono pun segera merancang dan mengkomunikasikan kepada semua pihak untuk bisa bersama melengkapi rumah sakit ini secara baik. Dikatakan Mulyono, konsekuensi bangun rumah sakit ini, maka harus melengkapi. Berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa, sedikit-sedikit rumah sakit ini dilengkapi fasilitas yang dibutuhkan secara bertahap.

“Saya tadi mendapatkan laporan dari Kakesdam, untuk melengkapi rumah sakit ini masih butuh Rp133 miliar lagi baru benar-benar maksimal. Sehingga bisa melayani semua penyakit seperti jantung, ginjal, stroke,” ucap Mulyono.

Sehingga, lanjut dia, prajurit dan PNS bahkan masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke rumah sakit di Jakarta Pusat. Rumah Sakit Ridwan Meuraksa ini akan menjadi alteratif pelayanan Rumah Sakit Gatot Subroto.

Namun demikian, diungkapkan Mulyono, perjuangannya masih panjang, karena tentu selain menambah fasilitas alat kesehatan, tenaga medis juga harus diperhatikan.

“Alhamdulilah, dari kebutuhan tadi, waktu rapat di DPR, tadi malam, ternyata dari Komando Atas sudah kita alokasikan Rp100 miliar untuk melengkapi rumah sakit ini. Untuk sisanya kita tambahi dari anggaran Angkatan Darat, tapi khusus untuk alat kesehatan,” ungkap Mulyono disambut tepuk tangan hadirin.

Mulyono sekali lagi mengucap syukur dan bangga, karena Rumah Sakit Ridwan Meuraksa ini, dan diharapkan bisa memberi pelayanan terbaik kepada prajurit TNI, PNS, dan masyarakat sekitarnya. “Ini rumah sakit Angkatan Darat, tapi semua bisa menggunakan fasilitas termasuk masyarakat di sekitarnya, dan POLRI juga bisa,” ujarnya.

Tapi, Mulyono akan merasa bangga kalau rumah sakit sepi. Dalam artian kata dia, adalah tidak ada yang sakit, semua prajurit sehat. “Tapi, sakit adalah milik Allah SWT, kita tidak bisa menolak atau meminta. Ya, kalau sakit berobat ke Rumah Sakit Ridwan Meuraksa ini,” ujarnya.

Mulyono berharap, kepada semua organisasi  yang ada di rumah sakit ini kalau nanti semua fasilitas sudah dilengkapi, agar betul-betul bisa mengoperasionalkan secara maksimal, profesional dan proporsional. “Sehingga keberadaan Tingkat II Rumah Sakit Ridwan Meuraksa ini bisa menjadi kebanggaan kita semua,” pungkas Ridwan.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com