hut

Migrasi Penduduk, Angka Pengangguran di Balikpapan Bertambah

BALIKPAPAN — Seiring bertambahnya penduduk melalui migrasi (pendatang) dan bertambahnya angkatan kerja baru, menjadi penyebab meningkatnya angka pengangguran di Kota Balikpapan. Angka pengangguran di kota ‘Madinatul Iman’ hingga kini tercatat sebanyak 16.756 orang atau 5,80 persen dari jumlah penduduk sebesar 750 ribu jiwa.

Sekretaris Dinas Tenaga kerja Balikpapan, Aspiansyah menjelaskan, angkatan kerja baru yang masuk dalam golongan pengangguran berasal dari lulusan pendidikan SMA sederajat kemudian disusul sarjana.

“Sekitar 60 persen angkatan kerja baru tamatan SMA, sedangkan Sarjana berkisar 15 persen. Sementara sisanya dari pendidikan SMP dan lainnya,” ungkapnya Senin (24/7/2017).

“Dari pendatang pengangguran bertambah itu jumlahnya kecil sekitar 1 persen. Itu dari mereka yang datang kemudian melapor ke kita ya, tapi yang tidak melapor dengan tidak membuat kartu kuning kami tidak tahu,” sambungya.

Adapun jumlah pencari kerja yang terdaftar di Disnaker periode Januari-Juli sebanyak 1.813 orang yang sudah memiliki kartu kuning. Sementara jumlah pencari kerja dari tahun ke tabun sebanyak 8.000 an.

Sementara itu, angka jumlah pencari kerja yang terserap hanya 20 persen atau 1.134 orang.

“Penyerapan pencari kerja itu diketahui dari kegiatan Job Market Fair yang digelar dan mereka yang memiliki kesadaran sudah memiliki pekerjaan melapor,” tandas pria yang disapa Aspian.

Dia menambahkan tenaga kerja yang terdata sudah bekerja di sektor formal mencapai 85 ribu, sedangkan sisanya dari sektor informal.

Untuk mengurangi angka pengangguran berbagai upaya dilakukan dengan kegiatan JMF yang digelar setiap tahunnya, dan kegiatan pemagangan kerja untuk menambah skill tenaga kerja.

Lihat juga...