hut

Tim Puskesmas Diterjunkan Survei Keluarga Sehat di Balikpapan

BALIKPAPAN — Survei keluarga sehat mulai dilakukan Dinas Kesehatan Kota Balikpapan yang sesuai dengan 12 indikator kebijakan Kementerian Kesehatan dengan mengunjungi rumah masyarakat.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Suheriyono mengungkapkan, 12 inidikator survei keluarga sehat itu di antaranya kesehatan ibu dan anak, penggunaan alat kontrasepsi KB, pemberian ASI ekslusif, penderita TBC, Hipertensi hingga sarana air bersih dan jamban.

“Tim puskesmas menanyai langsung warga yang menjadi cakupan puskesmas sekitar. 12 indikator itu ditanyakan semua pada semua keluarga. Dalam kunjungan sehari ini bisa lima kunjungan dan di Balikpapan terdapat 27 kelurahan,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (21/7/2017).

Menurutnya, apabila nantinya ditemukan warga yang terkena TBC maupun hipertensi langsung dilakukan pengobatan dengan pantauan puskesmas setempat.

“Kalau ditemukan dalam satu keluarga sudah memiliki lebih dari dua anak disarankan menggunakan KP khususnya pasangan usia subur,” sebut pria yang akrab disapa Heri.

Beberapa hal yang ditemukan kata Heri, sebagian masyakat tidak memiliki jamban yang layak. Serta tidak memiliki kartu BPJS kesehatan.

“Kalau tidak punya BPJS atau belum masuk dalam data pemerintah pusat dan warga tidak mampu maka kami daftarkan dan dibantu biayanya dalam penerima bantuan iuran (PBI). Setelah ada keterangan tidak mampu dari RT dan Dinas Sosial,” pungkasnya.

Heri mengatakan, anggaran yang disediakan pemerintah daerah pada PBI itu pada tahun ini sebesar Rp 4 miliar untuk 12.500 orang.

“Untuk warga tidak mampu yang belum terdata di Kartu Indonesia Sehat (KIS) masuk di PBI itu. Sedangkan jamban yang tidak layak akan ditangani langsung secara lintas sektoral, tentu tidak segera tapi lihat lagi,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan survei keluarga sehat, pihaknya mengaku terkendalanya dengan jumlah tenaga, sehingga dilakukan secara bertahap. Dalam survei tersebut empat puskesmas telah memperoleh pelatihan diantaranya puskesmas Karangjoang, dan Manggar. Heri mengharapkan survei keluarga sehat dapat selesai pada akhir tahun ini dan sesuai dengan rencana.

“Memang kendalanya tenaga kurang, karena petugas juga punya pekerjaan di Puskesmas. Lainnya, juga rumah warga yang tidak ada dirumah saat didatangi. Harapan hingga akhir tahun semua warga dapat disurvei,” tukasnya.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com