hut

Incar Perempuan Tua, Sindikat Perampok 17 Orang Ditangkap

BALIKPAPAN — Polres Balikpapan, menangkap tiga tersangka pelaku perampok. Tercatat ada 17 korban kejahatan dengan 17 Tempat Kejadian Perkara (TKP). Bahkan dua orang tersangka berstatus ibu dan anak.

Mereka secara berencana mengincar korban yang sedang lengah kemudian menyekap dan merampas semua barang berharga. Tidak sampai di sana, mereka juga membuang korban ke lokasi yang jauh dari pusat keramaian.

“Kami menangkap tiga orang. Satu pria berinisial D. Perannya membekap dan mengancam korban. Lalu mengikat korban dengan lakban. Kemudian seorang perempuan berinial T. Tugasnya mempereteli dan merampas semua barang berharga milik korban. Terakhir, anak T berinisial I dengan jenis kelamin perempuan. Perannya sebagai sopir,” terang Kanit Jatanras Polres Balikpapan, Ipda Dian Kusnawan, Rabu siang (30/8/2017).

Para tersangka menggunakan mobil rental untuk melancarkan aksinya. Kemudian mengganti plat kendaraan agar tidak terendus polisi. Modus yang digunakan tersangka beragam. Namun yang paling dominan adalah bertanya alamat dan mencari pembantu rumah tangga. T berperan membujuk korban untuk masuk ke mobil.

“Jadi T akan bertanya kepada korban. Seperti bertanya alamat kemudian minta diantar. Atau juga minta dicarikan kenalan pembantu rumah tangga. Korban yang diincar adalah perempuan tua dan yang sedang berjalan di pinggir jalan. Korban tidak curiga lantaran yang bertanya juga seorang ibu,” papar Dian.

Yang lebih sadis. Sejumlah korban yang dirampok saat itu sedang membawa anak atau cucu. Mereka di tengah jalan dipisahkan. Seperti salah satu korban yang mengaku di turunkan di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah, Manggar, Balikpapan Timur. Sementara cucunya dibuang di kawasan Jalan Daksa, Sepinggan.

“Setelah korban melapor. Kami kemudian menjemput cucunya yang dibuang di Daksa. Juga ada ibu dan anak. Disekap dan dibuang ditempat berbeda. Kebanyakan dari mereka dibuang di Samboja, Kutai Kartanegara. Totalnya ada 17 korban dengan kerugian masih kami inventarisasi. Kemungkinan bisa puluhan juta,” ungkapnya.

Setelah gencar melakukan penyelidikan, akhirnya Polres Balikpapan berhasil menangkap ketiganya di rumah mereka, 26 Agustus lalu. T dan I ditangkap di rumah mereka di Perum Pelangi di Jalan Mulawarman. Sementara D ditangkap di Perum yang sama tidak jauh dari dari rumah T dan I.

“D ini tetangga mereka. Terpaksa kami lumpuhkan dengan tembakan di kaki. Lantaran saat ditangkap berusaha melarikan diri dari kejaran petugas,” sambungnya.

Kepada ketiganya, petugas mengenakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan. Mereka terancam hukuman penjara paling lama 9 tahun.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com