Indonesia Kembangkan Pelabuhan Batubara Vietnam

JAKARTA – PT Intra Asia Indonesia menandatangani nota kesepahaman (MOU) dengan Pemerintah Vietnam untuk pembangunan pelabuhan khusus angkutan batubara di Vietnam selatan dengan investasi 1 miliar dolar AS (Rp13,3 triliun).

“Pelabuhan ini nantinya khusus untuk kebutuhan kargo dan logistik impor-ekspor antara Vietnam dan Indonesia, utamanya batubara, karena selain untuk pengangkutan batubara juga sebagai fasilitas penyimpanan batubara di darat,” kata Komisaris PT Intra Asia Indonesia, Lutfi Ismail di Jakarta, Kamis.

Pembangunan pelabuhan tersebut dimaksudkan untuk memfasilitasi kebutuhan batubara dari Indonesia ke Vietnam untuk memasok ke pembangkit-pembangkit listrik di Vietnam.

Selain itu, pelabuhan ini juga akan dibangun untuk menampung berbagai kebutuhan ekspor dari Vietnam ke Indonesia seperti beras, kernel dan klinker.

Kapasitas pelabuhan kargo dan logistik ini mencapai 15-20 juta ton per tahun, dengan adanya pelabuhan ini, dipastikan dapat mengurangi biaya logistik untuk impor batubara dari Indonesia ke Vietnam.

Lutfi menambahkan kerja sama ini akan memperluas kerja sama antara Indonesia dan Vietnam dalam bidang impor dan ekspor energi. Selain itu, pembangunan proyek pelabuhan tersebut dapat membantu memfasilitasi pembangunan berkelanjutan proyek pertambangan batubara di Indonesia dan pembangkit listrik tenaga batubara berbahan bakar batubara Vietnam.

Hingga saat ini, Indonesia sudah mengekspor lebih dari 1,5 juta ton batu bara ke Vietnam. Tahun ini, Indonesia menargetkan ekspor batu bara ke Vietnam mencapai 4,5 juta ton.

Lihat juga...