hut

Tiga Lokasi di Balikpapan Longsor Pasca Hujan Deras

BALIKPAPAN — Hujan deras yang terjadi pada Selasa (29/8/2017) pukul 05.00 hingga 06.30 Wita yang terjadi di Kota Balikpapan menyebabkan sebagian wilayah banjir. Banjir terparah terjadi di Jalan Beller MT Haryono dan Wonorejo. Tidak hanya banjir, tiga titik terjadi longsor pada pagi tadi (29/8/2017) yaitu di Gunung Sari, Karang Jati dan Kelurahan Margomulyo.

Seorang siswi SMK Negeri 4 sempat terbawa arus banjir karena terpelosok saat mengendarai kendaraan dan sempat diselamatkan. Kini gadis itu dibawa ke rumah sakit untuk diberikan pertolongan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan Suseno menjelaskan banjir yang terjadi pada pagi tadi menyebabkan hampir sebagian titik wilayah di Kota minyak ini mengalami banjir. Banjir terparah di Jalan Beller hingga satu meter sehingga air belum surut hingga sore tadi.

“Hujan yang terjadi pada pagi tadi berdasarkan BMKG dengan intensitas 89 milimeter sehingga di atas 50 milimeter masuk kategori ekstrem. Titik banjir sebagian wilayah kota, Margomulyo, Dam, Jalan Beller, Rumah Sakit Ibnu Sina, Graha Indah dan masih ada lagi titiknya,” terangnya Selasa, (29/8/2017).

Saat banjir tim dari BPBD bersama tim lainnya Basarnas, TNI/Polri, sukarela dan lainnya melakukan siaga dan evaluasi pada warga yang terjebak banjir. “Sempat ada siswi SMK Negeri 4 yang terbawa arus banjir saat mengendarai kendaraan. Untungnya dia selamat dan tertolong oleh warga sekitar dan aparat keamanan. Sekarang diberikan pertolongan di rumah sakit. Tidak ada korban jiwa dari pantauan kami,” paparnya.

Sedangkan titik longsor terjadi di tiga titik, yaitu Gunung Sari, Margomulyo dan Karang Jati. Suseno mengatakan dari peristiwa longsor tidak ada korban jiwa hanya sebagian rumah tergerus oleh air dan mengalami kerugian materi.

“Sudah diberikan bantuan terpal oleh tim untuk menutup jalan air sehingga gerusan air yang terjadi longsor tidak semakin parah,” tukasnya.

Menurutnya, tidak ada rencana relokasi pada warga yang tinggal di daerah rawan longsor. Karena untuk merelokasi membutuhkan biaya yang sangat besar. Namun, rumah warga yang sudah terkena longsor dihimbau untuk tidak ditinggali.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan Suseno/Foto: Ferry Cahyanti.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Balikpapan Octavianto mengatakan hingga kini tim dari Basarnas bersama TNI/Polri, BPBD, PKPU HI dan masyarakat terus melakukan evakuasi kepada warga yang terjebak banjir khususnya mereka yang sakit, lansia dan anak-anak.

“Siang tadi banjir juga belum surut, dan laporan warga korban menderita sakit untuk dilakukan evakuasi. Dan sekarang korban dibawa Puskesmas terdekat dengan selamat,” tandasnya.

Sementara itu, salah seorang warga Widya (62) yang rumahnya terkena longsoran akan mengungsi apabila hujan turun lagi. “Longsor yang terjadi tadi pagi itu setelah Salat Subuh. ketika itu saya lagi mengaji, dan anak-anak sedang mandi. Longsor terkena kamar mandi di belakang, beruntung anak-anak mandi di depan. Selamat semua dan langsung lapor ke Pak RT dan warga sekitar,” ulas perempuan yang tinggal di belakang Kantor Telkom Puskib.

Ia mengaku kaget ketika peristiwa itu terjadi dan pemerintah sudah memberikan bantuan terpal untuk menutup longsoran tanah yang tergerus oleh air. “Sudah ada bantuan terpal dari pemerintah tadi dan melihat langsung lokasi longsor,” tambahnya.

Suasana banjir di Balikpapan pasca hujan deras/Foto: Ferry Cahyanti.
Lihat juga...