Titiek Soeharto Ajak Atlet Harumkan Nama Bangsa

KUALA LUMPUR – Kehadiran Rimau atau Sang Maskot di tengah lapangan Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (19/8/2017), mengawali rangkaian pembukaan kejuaraan multi even terbesar di Asia Tenggara, SEA Games 2017.

Setelah maskot yang merupakan jelmaan binatang harimau itu muncul, para volunteer memasuki lapangan untuk membentuk jalur, yang kemudian digunakan oleh kontingen dari 11 negara melakukan defile di hadapan ribuan penonton yang memadati stadion terbesar di Malaysia itu.

Pembukaan SEA Games 2017 ini dihadiri langsung oleh Kebawah Duli Yang Maha Mulia Seri Paduka Baginda Yang di-Pertuan Agung XV Sultan Muhammad V. Selain itu, juga dihadiri perwakilan dari negara-negara ASEAN.

Tampak dalam keramaian tamu undangan, sejumlah tokoh dari Indonesia, antara lain Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Hamonangan Laoly, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen DPR RI, Siti Hediati Haryadi, Titiek Soeharto, dan sejumlah tokoh lainnya.

Dalam keterangan tertulisnya, Titiek Soeharto, yang juga merupakan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani) periode 2014-2018, mengatakan bangga sekaligus bersyukur, karena dalam even olahraga terbesar di Asia Tenggara ini, sejumlah atlet panahan Indonesia berhasil menyabet dua medali emas dan satu perunggu, sebagai hadiah di Hari Ulang Tahun ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Titiek Soeharto berharap, prestasi sejumlah atlet panahan Indonesia tersebut, akan diikuti oleh atlet-atlet Indonesia dari berbagai cabang olahraga lainnya. “Dengan semangat dan sportivitas yang tinggi, marilah kita berjuang untuk mengharumkan nama negara dan bangsa”, ujar Titiek.

SEA Games 2017 dari 19-30 Agustus ini akan mempertandingkan 38 cabang olahraga. Beberapa cabang olahraga bahkan telah dimulai sejak 15 Agustus, lalu. Menjelang pembukaan SEA Games 2017 ini, Indonesia sempat menduduki posisi pimpinan klasemen perolehan medali dengan meraih dua medali emas dan satu perunggu dari cabang Panahan. Namun, kini tuan rumah Malaysia yang memimpin dengan mengumpulkan 7 emas, 4 perak dan 3 perunggu.

Suasana pembukaan SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia. -Foto: Ist

Sementara Indonesia bersama Singapura dan Myanmar, sama-sama mengumpulkan 2 emas, namun Singapura berada di posisi kedua dengan kelebihan 2 perak dan 3 perunggu, dan Myanmar di urutan ketiga dengan lebih 1 perak, sedangkan Indonesia menambahkan 3 perunggu.

Pada Jumat kemarin, Indonesia menambah dua medali perunggu dari Aflan Fadlan Prawira pada renang perairan terbuka 10 Kilometer, dan dari renang indah nomor duet technical routine lewat Anisa dan Claudia Megawati.

Untuk medali emas direbut perenang tuan rumah Malaysia, Kevin Yeap, dengan waktu dua jam tiga menit 18 detik, dan perak direbut wakil Thailand, Peerappat Lertsathapornsuk, dengan waktu dua jam lima menit 41 detik. (Ant, Cendana News)

Lihat juga...