hut

2017, Kabupaten PPU Targetkan Produksi Beras 4,8 Ton Per Hektare

PENAJAM — Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kallimantan Timur menargetkan tahun 2017 ini produksi padi mencapai 4,8 ton per hektarnya, dengan luas tanam seluas 16.899 hektare. Produksi padi sendiri dilaksanakan dua kali masa tanam yaitu Oktober-Maret dan April-September dengan jenis tanaman padi gunung dan sawah.

Dari luas area tanam di Penajam Paser Utara itu tersebar di 4 Kecamatan yaitu Babulu, Penajam, Sepaku dan Waru. Dari 4 Kecamatan terbesar di area kecamatan Babulu dengan luas tanam seluas 8.050 hektare, kemudian disusul Kecamatan Penajam 1.627 hektare, Kecamatan Sepaku 1.021 dan Waru 907 hektare.

“Target produksi dari tanaman padi itu lebih banyak pada padi sawah dan hasilnya paling banyak pada musim penghujan karena padi sawah banyak menggunakan air hujan sebagai pengairannya. Target kami di tahun 2017 bisa menghasilkan produksi sekitar 4,8 ton per hektare gabah kering,” ucap Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Panser Utara Bambang Marzuki, Senin (4/9/2017).

Disebutkannya, hasil produksi Kabupaten PPU setiap tahunnya surplus meski pada 2016 kemarin hasil produksi padi mengalami penurunan apabila dibandingkan pada 2015 lalu. Namun hasil yang diperoleh oleh petani selalu surplus untuk kebutuhan masyarakat di PPU.

“Hasil produksi yang hitung tergantung bps. Itu bisa turun atau naik, kalo 2016 turun karena musim kemarau sehingga sebagian ada yang gagal panen. Jenis tanam padi kita kebanyakan sawah dan air mengharapkan dari hujan,” paparnya ditemui di ruang kerjanya.

Pada 2015 lalu produksi padi di PPU mencapai 66.137 ton dengan area tanam seluas 14 ribu lebih ha. Sedangkan pada 2016 produksi padi hanya mencapai 30.309 ton dengan luas tanam lebih dari 17 ribun hektare.

“Turun tahun 2016 itu disebabkan kemarau yang hampir setahun membuat produktivitas kecil. Dari luas tanam itu lebih banyak ke padi sawah. Walau turun produksi padi yang dihasilkan tetap surplus, kebutuhan manusia per kapitanya itu sekitar 133 kilogram per tahun. Surplus itu rata-rata lebih dari 20 ribu ton. Dari surplus itu petani sendiri yang memasarkannya,” terang Bambang.

Menurutnya, pada tahun ini musim penghujan dan target produksi setiap tahun naik dari tahun-tahun sebelumnya. Pada musim hujan itu di kecamatan Waru ada 5 hektare yang terendam air dan padi baru masa tanam. Karena usia padi masih muda, sehingga harus ditanam kembali.

“Ada 5 ha di Sesulu kabupaten Waru yang terendam air sehingga harus ditanam lagi karena saat terendam air masih muda. Sedangkan di Babulu padinya tidak masalah karena padi sudah cukup lama tanamnya sehingga kuat untuk dilanjutkan, tidak perlu mengulang,” tukasnya.

Bambang menambahkan Dinas Pertanian selalu mengupayakan untuk meningkatkan produksi padi agar Kabupaten PPU selalu surplus dari kebutuhan beras masyarakat untuk menuju swasembada beras.

Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Panser Utara Bambang Marzuki/Foto: Ferry Cahyanti.
Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com