Perluas Usaha UKM, Telkom Gelontorkan Modal Usaha

BALIKPAPAN – Guna memperluas Usaha Kecil dan Menengah di Kota Balikpapan, Telkom menggelontorkan modal usaha dalam program Penyaluran Pinjaman Kemitraan di Kota Balikpapan. Pada triwulan III/2017, Telkom Regional 6 Witel Balikpapan menyalurkan sebesar Rp651 juta dengan jumlah mitra binaan sebanyak 18 UKM.

Manager HR dan CDC Telkom Regional 6 Witel Balikpapan Samsul Huda menjelaskan program Penyaluran Pinjaman Kemitraan ini salah satu upaya Telkom untuk terus membantu UKM dalam memperluas dan mengembangkan dengan membantu modal kerja.

“Program penyaluran pinjaman kemitraan ini salah satu program Coorporate Social Responsibility (CSR) kita sekaligus ingin membantu UKM untuk terus tumbuh secara mandiri,” jelasnya usai penyerahan penyaluran pinjaman dan pembekalan di Kantor Telkom Divre 6.

Dijelaskannya, sektor usaha yang menerima pinjaman kemitraan terdiri dari berbagai sektor diantaranya sektor industri, jasa, perdagangan, peternakan, dan perkebunan. Adapun lokasi usaha mereka ada di Balikpapan, Sepaku, Samboja dan Muara Jawa.

Samsul menyebutkan mulai triwulan I hingga III tahun 2017 jumlah penyaluran pinjaman program kemitraan sebesar Rp3 miliar lebih dengan total mitra binaan sebanyak 98 UKM.

“Kami akan terus membantu UKM di wilayah Balikpapan untuk mengembangkan usaha UKM. Meski di triwulan III/2017 Ini jumlah mitra binaan yang menerima lebih sedikit dari triwulan sebelumnya. Menurunnya mitra binaan bukan dari Telkom yang mengurangi dana, tapi mitra binaan juga terkena dampak ekonomi daerah dan daya beli yang menurun sehingga berdampak pada mitra binaan yang akan diberikan. Apalagi mereka di sektor jasa dan perdagangan,” tukasnya, Kamis (28/9/2017).

Kendati demikian, pihaknya optimis ekonomi di Kaltim kembali menggeliat dan sektor usaha yang tengah berkembang juga kembali tumbuh dan memperluas usahanya. “Kami yakin ekonomi pulih dan penyaluran ke mitra binaan kembali menggeliat. Yakin pencapaian penyaluran akan tercapai target hingga triwulan keempat. Mitra binaan ataupun UKM juga harus berinovasi dan lebih kreatif untuk mengembangkan usahanya,” imbuh Samsul.

Sementara itu, Ahmad salah seorang yang memiliki usaha di sektor industri mengatakan, sangat senang bisa memperoleh pinjaman modal usaha karena untuk menambah dan memperluas usahanya serta tetap bertahan di sektor industri.

“Usaha saya mebel dan kusen, yang pasti sangat senang bisa menambah modal usaha bisa beli bahan-bahan yang dibutuhkan,” ujarnya.

Lihat juga...