2018, Balikpapan Targetkan 40 Hektare Ditanami Pepaya Mini

BALIKPAPAN – Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DPPP) Kota Balikpapan menargetkan 40 hektare lahan pertanian akan ditanami pepaya mini tahun 2018 nanti. Pepaya mini merupakan salah satu produk unggulan pertanian kota minyak, dimana bentuk pepayanya lebih kecil dan rasanya manis.

Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Balikpapan Yosmianto menjelaskan, rata-rata produksi pepaya mini 7.200 ton per tahun. Produksi pepaya mini tersebar di daerah Gunung Bubukan, Teritip dan Manggar.

“Setiap tahun produksi pepaya mini bisa mencapai 7.200 ton. Itu tersebar ada di Kecamatan timur, utara dan selatan,” katanya, Senin (9/10/2017).

Kendati demikian tahun 2016 kemarin produksi pepaya mini sempat turun karena cuaca kemarau panjang. “Produksi pepaya mini tahun lalu hanya sekitar 5.000 ton per hari, karena ada beberapa pohon yang mati kekurangan air. Kalau tahun ini juga pohon pepayanya juga terganggu banjir,” papar Pria yang akrab disapa Yos.

Menurutnya, saat hujan kualitas pepaya mini bagus asal tidak digenangi air atau terkena banjir. Karena apabila terkena banjir maka hasil buah akan terasa hambar.

“Musim hujan tidak menjadi masalah tapi jangan terkena banjir saja. Hasilnya akan bagus kalau nggak kena banjir,” tukasnya.

Meski di tahun 2016 dan 2017 terkendala cuaca, pihaknya mengatakan tahun 2018 mendatang 40 hektare lahan akan ditanami pepaya mini dengan 40 petani. Saat ini yang ditanami masih 20 hektare dengan jumlah petani sebanyak 20 orang.

“Kita upayakan akan tanam terus pepaya mini dan produksi bisa bertambah. Karena ini menjadi produk unggulan Kota Balikpapan,” imbuhnya.

Menyinggung soal pemasaran pasca panen, Yos menambahkan saat ini masih dijual di pasaran tradisional dan supermarket di Balikpapan, belum ke luar daerah.

“Empat tahun lalu sempat dibawa ke luar kota di Jakarta. Tapi hasilnya sebagian busuk dan sebagian bisa dipasarkan. Kita lagi cari cara bagaimana agar tidak busuk saat dikirim ke luar daerah,” tambahnya.

Kebun pepaya. Foto: Dokumentasi CDN
Lihat juga...